Kamis, 24 September 2015

Bursa Saham Berjangka China Naik, Sinyalir Rebound Pada Shanghai Composite

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Indeks saham berjangka China naik, mensinyalir rebound pada indeks pasca penurunan tajam dalam sepekan terakhir. Kontrak pada indeks CSI 300 yang berakhir pada bulan Oktober meningkat sebesar 0,4 persen menjadi 3,181.80 pada 09:19 pagi waktu setempat. Saham Industrial & Commercial Bank of China Ltd dapat kembali menguat setelah Temasek Holdings Pte menaikan sahamnya di Bursa Hong Kong dari pemberi pinjaman sebesar 10 persen. Saham BYD Co dapat kembali bergerak setelah pemerintah mengatakan akan mempercepat pembangunan fasilitas pengisian tenaga untuk mobil listrik. Indeks Shanghai Composite turun 2,2 persen menjadi 3,115.89 pada hari Rabu kemarin, memperpanjang penurunan untuk bulan ini menjadi 2,8 persen. Indeks tersebut telah menurun sebesar 27 persen pada kuartal ini, menuju periode terburuknya selama tiga bulan sejak Maret 2008. Pasar keuangan China akan ditutup dari Kamis depan selama seminggu untuk merayakan libur nasional. 


Indeks Hang Seng China Enterprises merosot 2,7 persen, sedangkan indeks Hang Seng melemah 2,3 persen dan indeks CSI 300 turun sebesar 2,3 persen. Indeks Shanghai telah mengalami penurunan sebesar 40 persen dari level tertingginya di bulan Juni terkait daya ungkit dari investor yang pergi meninggalkan pasar saham di tengah kekhawatiran dari tidak dibenarkannya valuasi di tengah melemahnya ekonomi. Data pada hari Rabu menunjukkan bahwa indeks Caixin Media dan Markit Economics 'manufaktur Purchasing Managers' turun ke 47 pada bulan September, posisi terendahnya sejak berlanjutnya krisis keuangan global. 

China akan memangkas target pertumbuhan ekonomi tahun depannya di tengah kelebihan kapasitas, lambannya investasi dan manufaktur yang lemah, menurut para ekonom. Pemerintah akan mengumumkan pertumbuhan objektifnya antara 6,5 ‹‹persen sampai 7 persen untuk 2016, menurut delapan dari 15 ekonom dalam survei Bloomberg News yang dilakukan pada tanggal 17-22 September lalu. Empat dari mereka mengharapkan hasilnya sebesar 6,5 persen. 

Margin Traders mengurangi kepemilikan saham yang dibeli dengan uang pinjaman pada Rabu kemarin, dengan saldo utang marjin di Bursa Efek Shanghai turun 0,3 persen menjadi 588.2 milyar yuan ($ 92.1 milyar).(mrv)

Sumber: Bloomberg

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam blogspot kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blogspot kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.