Senin, 07 September 2015

Gubernur Bank Sentral China Akui Adanya Gelembung Saham (Bubble) Belakangan Ini

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gelembung pasar saham China tumbuh terus-menerus dari pertengahan Juni lalu sebelum menjalani  tiga kali koreksi, gubernur bank sentral negara itu menjelaskan baru baru ini pada Kelompok Pertemuan 20 di Turki, menandakan bahwa ekonomi negaranya sudah kembali normal.

Menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari  negara G-20 berkumpul di Ankara untuk pertemuan dua hari yang akan berakhir Sabtu ini. Bank Rakyat China akan merilis komentar dari gubernur, Zhou Xiaochuan, pada akhir pertemuan nanti. Kebijakan ekonomi China dan tanggapan terhadap gejolak pasar telah menghadapi kecaman internasional. Meskipun mereka mengakui adanya gelembung pada ekuitas Cina, Zhou mengatakan bahwa belum ada dampak penting pada ekonomi riil, kredit tindakan pemerintah yang tepat. Dia menekankan bahwa serangkaian kebijakan, termasuk bank sentral menyediakan likuiditas, telah membantu untuk mengurangi risiko sistemik. 


Pasar saham Shanghai melonjak 150% tahun ini yang mengacu pada 12 Juni lalu Zhou menunjukkan bahwa keseimbangan posisi daya ungkit (leverage) akan dipercepat selama waktu tersebut, yang dapat mengakibatkan terdeteksinya peningkatan risiko. Dari tiga koreksi berikutnya, ia mencatat bahwa yang ketiga pada akhir Agustus lalu lah yang memiliki dampak global. Zhou juga membahas masalah devaluasi yuan di bulan lalu, ia mengatakan bahwa itu merupakan langkah penting dalam menggerakkan mata uang tersebut ke arah  market-based rate. Terkait dolar yang menguat di tengah harapan atas kenaikan suku bunga AS, Zhou mengatakan bahwa tingkat efektif yuan telah menjadi terlalu kuat. Namun dengan tidak ada perubahan dalam fundamental ekonomi China, dia menekankan bahwa tidak ada dasar untuk terus mendevaluasi yuan dalam jangka panjang.(mrv) 

Sumber: Asia Nikkei

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam blogspot kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blogspot kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.