Rabu, 09 September 2015

Indeks Berjangka Eropa Isyaratkan Kenaikan Hari Ketiga Ekuitasnya

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Indeks berjangka Eropa indikasikan kenaikan beruntun terpanjang pada ekuitasnya sejak awal Agustus lalu, setelah bahan gejolak global pada bakar-China melanda pasar. Kontrak pada indeks Euro Stoxx 50 yang berakhir pada bulan September naik 2 persen pada 07:02 pagi di London.


Saham Eropa mengalami peningkatan dalam dua hari terakhir, didorong oleh spekulasi akan adanya intervensi negara dalam menghentikan gejolak pasar China. Sebelum itu, indeks Stoxx Europe 600 mengejar penurunan bulanan terburuknya sejak 2011 dengan penurunan mingguan karena kekhawatiran  yang tumbuh terkait perlambatan China menarik turun pertumbuhan global dan implikasinya terhadap peningkatan tingkat suku bunga The Fed yang akan datang. Saham naik di Shanghai untuk hari kedua pada hari ini.

Sebuah laporan pukul 9:30 pagi di London mungkin menunjukkan produksi industri Inggris meningkat di bulan Juli, pasca penurunan yang mengejutkan pada bulan sebelumnya. Saham Ryanair Holdings Plc berada diantara saham-saham yang dapat bergerak pada berita-berita  perusahaan setelah menaikkan perkiraan labanya setahun penuh sebesar 25 persen. Saham Deutsche Lufthansa AG mungkin kembali aktif setelah pengadilan Jerman menolak upaya maskapai untuk menghalangi perluasan aksi mogok pilot yang memaksa untuk membatalkan lebih dari 1.000 penerbangan.(mrv)
 
Sumber: Bloomberg

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam blogspot kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blogspot kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.