RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Laba
perusahaan industri China menurun paling dalam setidaknya dalam empat
tahun, hal itu menjadi tanda terbaru bahwa pertumbuhan negara ini sedang
melambat atau goyah.
Laba
industri jatuh 8,8 persen pada Agustus dari tahun sebelumnya, Biro
Statistik Nasional mengatakan hari Senin di Beijing. Ini merupakan
penurunan terbesar sejak pemerintah mulai merilis data bulanan pada Mei
2011, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.
Laba
di bidang pertambangan batubara anjlok 64,9 persen, sementara Laba
minyak dan gas jatuh 67,3 persen, menurut laporan tersebut. Shanghai
Composite Index turun 1 persen, menuju level terendah sejak 15 September.
Penurunan
ini disebabkan penurunan harga produk, hasil investasi yang lebih
rendah dan kontribusi rugi kurs, He Ping, seorang pejabat di Biro
Statistik Nasional, mengatakan dalam sebuah analisis di suatu website.
(sdm)
Sumber: Bloomberg







0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.