PT.Rifan Financindo Berjangka

SOLO Ruko Solo Square No. 5,6, dan 7 Jl. Slamet Riyadi No. 451 - 455, Surakarta 57145 Telp : (0271) 738 111 (Hunting), Fax : (0271) 738 222

Investasi Emas

Investasi Emas Berjangka Emas berjangka merupakan alternatif lain dalam melakukan investasi emas tanpa harus memiliki fisik emas. Jual beli emas berjangka membutuhkan kontrak dengan jangka tertentu. Harganya pun dinyatakan dalam kontrak. Jika harga emas pada tanggal kontrak lebih tinggi dari harga emas saat kontrak dibuat, investor akan menerima keuntungan. Namun, jika harga lebih rendah, investor akan mengalami kerugian. Investasi dalam emas berjangka mungkin merupakan investasi yang cukup berisiko karena investor harus memperkirakan gerak harga emas ke depan.

WPB yang Profesional

Perusahaan memiliki Wakil Pialang Berjangka profesional yang selalu siap memberikan pelayanan kepada calon nasabah / nasabah,berupa edukasi, prosedur administrasi dan mekanisme transaksi Sistem Perdagangan Alternatif di Bursa Berjangka Jakarta.

Pelaporan Transaksi setiap hari

Setiap hari nasabah akan mendapat Laporan Transaksi Nasabah yang berisikan catatan transaksi dan perkembangan investasi yang telah dilakukan oleh nasabah, baik via SMS, e-mail, fax, maupun melalui surat/pos. Catatan atau rekam transaksi tersebut juga dapat diakses langsung melalui online trading platform dengan memilih menu utama Temporary Statement/Daily Statement.

Outing Pondok Asri Tawangmangu

PT.Rifan Financindo Berjangka Mengadakan Outing 8 th Anniversary Bersama Back Office-Marketing Di Pondok Asri Tawangmangu, Karanganyar

Kamis, 29 September 2016

Sentimen Positif Global, IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan


PT RIFAN FINANCINDO - Indeks saham di zona Euro, yakni Eurostoxx, berhasil menguat 0,68 persen di posisi 2.991,11, terutama ditopang rebound saham Deutsche Bank. Di Wall Street, indeks DJIA serta S&P masing-masing menguat 0,61 persen dan 0,53 persen di angka 18.339,24 serta 2.171,37.

Menurut analis ekonomi First Asia Capital, David Sutyanto, penguatan di Wall Street terutama merespons naiknya harga minyak mentah tadi malam di Amerika Serikat yang rebound hingga 5,6 persen di posisi US$ 47,16 per barel. Kenaikan tersebut menyusul pertemuan OPEC di Aljir kemarin, yang berhasil mencapai kesepakatan awal untuk pengurangan produksi.

Arab Saudi dan Iran sebagai produsen terbesar di OPEC secara tak terduga berhasil mencapai kesepakatan awal pengurangan produksi minyak hingga 32,5-33 juta barel per hari atau turun hampir 750 ribu barel per hari dari produksi OPEC pada Agustus 2016.

"Rally pasar saham global tadi malam dan naiknya harga minyak mentah akan menjadi katalis pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini," ujar David dalam pesan tertulisnya, Kamis, 29 September 2016.

David memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan rally dengan target resisten di angka 5.470 dengan support di posisi 5.375. "Saham-saham berbasiskan komoditas energi berpeluang menguat terimbas oleh kenaikan harga minyak mentah," tuturnya.

Pada perdagangan kemarin, IHSG kembali bergerak fluktuatif. Sempat terkoreksi 28,88 poin pada penutupan sesi pertama, IHSG akhirnya berhasil tutup tipis di teritori positif naik 5,73 poin (0,1 persen) di angka 5.425,337.

Pergerakan saham sektoral bervariasi. Dukungan penguatan IHSG terutama ditopang oleh kenaikan saham sektor konsumsi, properti, dan aneka industri. Sedangkan tekanan jual mendominasi saham perbankan.

Nilai transaksi di pasar reguler kemarin mencapai Rp 6,32 triliun, dan pemodal asing masih mencatatkan penjualan bersih Rp 668,61 miliar. "Penguatan IHSG agak tertahan kemarin, terutama terimbas oleh pergerakan pasar saham kawasan Asia yang juga dilanda tekanan jual," ucap David.

Sumber : https://bisnis.tempo.co

Anda si Boros atau si Pelit?


PT RIFAN FINANCINDO - Kata-kata tersebut akrab dengan kita sejak kecil, demikian juga dengan gembar-gembor menabung. Kita sudah mengerti pentingnya menabung dan juga investasi, bahwa kita juga memerlukan sejumlah dana yang 'diam' di rekening untuk jaga-jaga, atau pun untuk tujuan keuangan apapun yang kita inginkan. Tapi walaupun dengan mengerti pentingnya menabung tersebut, masih sulit bagi kita untuk menabung, betul kan?

Nah, menurut penelitian yang dilakukan oleh Rick, Cryder dan Loewenstein yang berjudul Tightwads and Spendthrifts (Orang Pelit dan Orang Boros) yang dipublikasikan di Journal of Consumer Research, ternyata kebiasaan menabung dan kebiasaan berbelanja berkaitan erat dengan bagian di otak kita. Para peneliti menganalisa aktivitas otak yaitu di bagian insula, yang terstimulasi ketika kita mengalami peristiwa yang kurang menyenangkan. Semakin banyak stimulasi yang diterima insula, berarti peristiwa yang kita alami semakin tidak menyenangkan.

Dalam hal keuangan, insula terstimulasi ketika responden berbelanja/mengeluarkan uang. Respons dari insula ini membuat peneliti berkesimpulan: orang yang insulanya banyak terstimulasi, cenderung merupakan orang yang pelit (berarti tidak nyaman mengeluarkan uang), dan sebaliknya orang yang insulanya sedikit terstimulasi cenderung boros (menikmati mengeluarkan uang).

Tentunya stimulasi pada insula tidak bisa kita kendalikan, namun ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menyeimbangkan hidup kita. Lagipula, perencanaan keuangan selalu menganjurkan keseimbangan antara bersenang-senang saat ini dan perencanaan masa depan.

Si Boros
Orang yang boros memiliki motto: lebih baik beli sekarang daripada nantinya kepikiran. Anda yang berpegang teguh pada motto ini biasanya tidak punya uang banyak di tabungan, tapi Anda tidak terlalu kepikiran akan hal itu. Anda menikmati sensasi menyenangkan ketika berbelanja. Ini sudah berlangsung untuk waktu yang lama dan keuangan Anda rasanya baik-baik saja kok. Namun jika Anda mengetahui seberapa banyak yang sudah Anda belanjakan secara impulsif, maka kemungkinan besar Anda ingin mengurangi kebiasaan Anda tersebut.

Yang dapat Anda lakukan:
1. Sadari seberapa besar pengeluaran belanja Anda, hindari menggunakan kartu kredit/kartu debit. Bayar dengan uang cash agar Anda sadar uang yang sudah Anda keluarkan.
2. Beri penghargaan untuk diri sendiri ketika Anda berhasil mencapai target tabungan.
3. Sebelum membayar barang belanjaan, tanya kepada diri sendiri apakah Anda benar-benar butuh barang tersebut. Belajarlah membedakan keinginan dan kebutuhan.
4. Tanyakan kepada diri Anda sendiri, persiapan apa yang sudah Anda lakukan untuk masa depan, bagaimana Anda akan mempertahankan gaya hidup saat pensiun nanti, bagaimana Anda akan membiayai kuliah anak Anda dan lain sebagainya.

Si Pelit
Orang yang cenderung menahan diri untuk membeli sesuatu bahkan ketika mereka membutuhkan barang tersebut, masuk dalam kategori yang kedua ini. Anda lebih puas melihat angka di rekening yang terus menanjak naik daripada menggunakannya untuk berbelanja. Jika orang yang boros menikmati sensasi ketika mereka berbelanja, orang yang cenderung pelit merasakan sensasi yang sama ketika mereka bisa menghemat pengeluarannya. Menabung memang bagus, tapi apakah Anda malah jadi tidak menikmati hidup demi angka tabungan?

Yang dapat Anda lakukan:
1. Hindari menggunakan kartu kredit. Anda sudah punya uang/anggaran untuk bersenang-senang, maka menggunakan tabungan akan menghindarkan Anda dari beban pikiran membayar kartu kredit.
2. Anggap pembelian/belanja Anda sebagai penghargaan/reward atas kerja keras Anda, supaya pikiran Anda tidak menganggapnya sebagai pemborosan.
3. Pikirkan masa depan: apakah Anda akan menyesali sesuatu hanya karena Anda tidak ingin menghabiskan uang untuk sedikit bersenang-senang?

Terstimulasinya insula atau cara kerja otak memang tidak bisa dikendalikan, namun kendali atas hidup Anda sepenuhnya berada di tangan Anda, dan Anda bisa memilih untuk menjalani hidup sepenuh hati, dengan bertanggung jawab.

Sumber : http://finance.detik.com

Rabu, 28 September 2016

Mau Investasi dengan Dana Tipis? Ini Dia Caranya

PT RIFAN FINANCINDO -  Banyak orang mengatakan, menabung saja tidak cukup. Alasan utamanya, karena seiring dengan kondisi ekonomi negara yang tidak menentu, ditambah lagi dengan bunga tabungan yang tidak sebanding dengan laju inflasi membuat produk ini seakan tidak lagi menguntungkan untuk digunakan. Sebagai pengganti dari keadaan tersebut, salah satu cara “mengembangbiakkan uang” yang sangat disarankan untuk dilakukan adalah dengan berinvestasi.

Sayangnya masih banyak orang yang menganggap kalau investasi itu membutuhkan banyak uang. Selain itu, ada juga yang menganggap investasi itu hanya dilakukan oleh orang kaya saja. Padahal anggapan itu salah, justru investasi itu adalah salah satu cara untuk menjamin kesejahteraan di masa depan. Selain itu, berinvestasi juga akan melatih mindset kita agar tidak selalu bergantung pada pendapatan aktif.

Memang, ada investasi yang membutuhkan dana besar, seperti properti atau emas, namun ada juga investasi yang hanya membutuhkan sedikit uang lho! Salah satunya adalah reksa dana, instrumen ini sekarang banyak ditawarkan dengan setoran yang sangat murah mulai dari Rp100.000 per bulan. Sangat ringan bagi Anda yang berpendapatan Rp5.000.000 ke bawah. Nah, bagi Anda yang memiliki kocek tipis tapi ingin berinvestasi reksa dana, berikut ini adalah tips mudahnya:

1. Sisihkan 20% Pendapatan untuk Investasi

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyisihkan pendapatan Anda senilai 20% untuk dijadikan investasi. Tenang saja, angka 20% dari pendapatan bukanlah angka yang besar kok kalau dibandingkan dengan utang kredit Anda yang mungkin nilainya bisa lebih besar. Salah satu hal yang menyebabkan orang ogah untuk berinvestasi dengan nilai sebesar itu adalah pola pikir yang menganggap uang yang dikeluarkan harus langsung bisa dirasakan manfaatnya, padahal investasi bukanlah produk yang manfaatnya baru dirasakan dalam jangka pendek.
Budget Investasi


Kami beri satu contoh, Anda memiliki pendapatan sebesar Rp5.000.000 per bulan, setiap bulan menyisihkan uang sebesar 20% atau senilai Rp1.000.000 untuk berinvestasi. Bayangkan kalau uang itu terus diinvestasikan selama 24 bulan, pasti nilainya sudah di atas Rp24 juta. Bayangkan kalau uang itu digunakan untuk dibelikan smartphone mahal. Pasti nilainya tidak akan bisa bertahan, malah selalu turun.


2. Cari Produk Reksa Dana yang Sesuai

Investasi

Hal selanjutnya yang mesti dilakukan adalah mencari tahu produk reksa dana mana yang memiliki performa stabil dalam beberapa periode terakhir. Hal ini penting untuk mengetahui gambaran mengenai keamanan berinvestasi di sana. Karena yang namanya investasi selalu memiliki profil risiko kerugian.




3. Kenali Tujuan Anda Berinvestasi

Tujuan InvestasiDi samping itu, cari tahu tujuan Anda dalam berinvestasi. Karena , bila Anda berinvestasi tanpa tujuan, motivasi Anda untuk berinvestasi tidak akan bertahan lama. Sebagai contoh, Anda berinvestasi untuk membiayai biaya sekolah anak. Nah, kalau begitu, teruslah berinvestasi hingga masa anak Anda sekolah dimulai. Setelah itu, silahkan cairkan investasi Anda, dan rasakan manfaatnya. Untuk itu, jangan ragu untuk bertanya kepada pihak marketing mengenai produk mana yang paling cocok untuk tujuan Anda itu, agar Anda tidak salah dalam membeli produk reksa dana.



4. Manfaatkan Fitur Autodebet

Tarik Tunai

Untuk Anda yang tidak disiplin dalam mengatur keuangan, layanan ini akan sangat membantu. Karena fitur autodebet akan membuat Anda tidak memiliki kesempatan untuk menggunakan yang seharusnya dipakai berinvestasi digunakan pada hal lain.

 

 

Sumber : https://www.cermati.com

Ini Trik Jitu Ubah Stres Jadi Uang

Hasil gambar untuk investasi

PT RIFAN FINANCINDO -  Anda sering merasa cemas dan stres? Percayakah Anda, jika dua hal yang bisa menjauhkan Anda dari kesuksesan tersebut, justru bisa menghasilkan uang? Caranya, dengan mengendalikan rasa stres dan kecemasan menjadi hal yang lebih positif.
Bila Anda termasuk orang yang mudah stres dan cemas, terapkan empat trik berikut ini, agar mengubah stres menjadi pundi-pundi rupiah:

1. Ubah stres menjadi kerja keras

Jika Anda stres karena sering khawatir dengan pekerjaan Anda, itu bisa jadi hal yang baik. Carilah cara, agar Anda bisa mengubah kekhawatiran tersebut menjadi produktivitas dan ketelitian. Jika berhasil, Anda akan mendapatkan ganjarannya. 
Sebab, zat yang dihasilkan orang dalam keadaan stres, sebenarnya adalah meningkatnya sebuah kewaspadaan, memori, dan perhatian. Sejumlah profesional bahkan yakin, dengan memberikan sedikit kekhawatiran pada pekerja, performa mereka akan meningkat. 

2. Cari pekerjaan sampingan

Banyak orang mengalami stres dan khawatir dalam keadaan senggang. Sebab, sangat susah untuk mengkhawatirkan sesuatu, apabila Anda sangat sibuk bekerja. Dan sebenarnya, stres justru muncul, saat kamu memberikan kesempatan bagi otak untuk berfikir.
Oleh karenanya, jika Anda punya banyak waktu luang, pekerjaan sampingan mungkin adalah jawaban tepat untuk persoalan Anda. Jika Anda adalah orang yang sering mengalami stres karena selalu kekurangan uang, pekerjaan sampingan adalah solusi kongkret. Tidak perlu pekerjaan penuh waktu, pekerjaan sampingan seperti freelance writter dan desain bisa jadi pilihan.

3. Menabung dan berinvestasi dengan giat

Jika Anda mengalami stres karena terlalu memikirkan masa depan, bisa saja artinya Anda adalah orang yang kompeten untuk menyiapkan masa depan finansial. Cobalah untuk memperbanyak instrumen investasi. Sisihkan penghasilan Anda sebanyak-banyaknya untuk investasi. Dengan demikian, Anda tidak lagi stres karena memikirkan penghasilan yang habis entah ke mana.


4. Beternak hewan peliharaan

Bila Anda menderita karena stres berat dan selalu cemas, hewan peliharaan adalah obat yang mujarab. Sudah banyak penelitian yang membuktikan hal itu. Tidak ada salahnya untuk mencoba memelihara sepasang hewan peliharaan seperti burung, anjing, atau kucing. Siapa tahu selain bisa menyembuhkan stres, Anda juga bisa menjadi peternak hewan peliharaan. Tingginya permintaan pada hewan peliharaan membuat harga melejit.

Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id

Selasa, 27 September 2016

Aksi Jual Perdagangan, Bursa Saham Eropa Berjatuhan

Rifna financindo - Bursa saham Eropa dibuka melemah tajam pada hari Senin, karena investor menghindari aset terkait risiko menjelang data iklim bisnis Jerman dirilis sesaat lagi, serta debat calon Presiden AS yang sangat diantisipasi.

Selama awal perdagangan Eropa, EURO STOXX 50 anjlok 1,57%, CAC 40 Perancis terjun 1,59%, sementara DAX 30 Jerman kehilangan 1,51%.

Calon presiden AS Hillary Clinton dan Donald Trump dijadwalkan lakukan debat pertama mereka di Hofstra University di negara bagian New York pada Senin dini hari nanti.

Dalam bursa London, FTSE 100 anjlok 1,00%, setelah saham-saham Inggris Raya ikuti tren rekan-rekannya di Eropa yang juga lebih rendah.

Di AS, pasar ekuitas mengarah melemah saat pembukaan nanti. Dow Jones Industrial Average berjangka turun 0,59%, S&P 500 berjangka rugi 0,57%, sedangkan Nasdaq 100 berjangka tertekan 0,62%.
Sumber: investing.com

Senin, 26 September 2016

Tips Jitu Berinvestasi Saham secara Bijak


PT RIFAN FINANCINDO - Investasi merupakan salah satu langkah ampuh untuk menanamkan modal di masa depan demi kehidupan yang lebih baik, yakni kebebasan finansial. Banyak orang berusaha keras untuk berkecimpung di dunia investasi agar kondisi finansialnya bisa membaik. Mungkin terkadang investasi terlihat rumit dan menakutkan. 

Sebenarnya jika Anda menginvestasikan uang dengan lebih bijaksana, maka prosesnya tidak akan serumit yang Anda bayangkan. Saat berinvestasi, Anda hanya memerlukan pengetahuan dasar, nasihat yang bijaksana, dan kesabaran. Jika Anda sudah memegang tiga hal utama tersebut, maka investasi yang Anda jalankan pun dapat bertumbuh secara pesat.

Berikut ini merupakan beberapa tips jitu berinvestasi secara bijak yang dapat Anda lakukan. 

1. Menghindari saham individual
 
Sebelum memutuskan ingin menanam modal di perusahaan mana, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apakah perusahaan yang akan Anda tanami modal itu aman atau tidak. Jika menanam saham hanya dengan terpatok satu perusahaan saja, maka sama saja Anda mempertaruhkan uang Anda. Apabila perusahaan tersebut tiba-tiba saja bangkrut, maka Anda dapat kehilangan seluruh investasi yang telah Anda tanamkan. Semuanya tidak ada yang tidak mungkin kan? Oleh karena itu, sebaiknya tanam lah investasi pada beberapa perusahaan. 

2. Mengacuhkan hal-hal kecil
 
Anda harus memahami bahwa seorang investor harus bisa berpikir panjang. Sebaiknya Anda jangan mudah panik agar tidak terjadi gejolak saat berinvestasi. Namun pantau terus investasi Anda sambil melihat target yang berada jauh ke depan. Investor jangka panjang akan mengacuhkan hal-hal kecil yang bisa menghambat target Anda. Lebih baik pikirkan bagaimana cara mencari celah agar portfolio bisa bertambah pada saat pasar sedang murah. 

3. Jangan mudah tergoda saham yang murah
 
Hal lainnya yang perlu Anda pahami ialah jangan mudah tergoda dengan saham murah, terlebih lagi saham tersebut menawarkan risiko yang lebih rendah. Anda perlu mengingat bahwa yang namanya investasi akan tetap berisiko merugikan, tidak peduli dengan besar kecilnya risiko saham tersebut. Saham yang menawarkan harga murah dengan risiko lebih kecil tidak akan menjamin keberhasilan Anda. 

4. Membedakan saham yang baik dan buruk
 
Seorang investor yang sukses akan mudah melepas saham yang memang berfundamental buruk, kemudian tetap menyimpan saham-saham yang bagus dalam jangka waktu lama. Jika seorang investor tidak mampu membedakan saham mana yang bagus dan saham mana yang buruk, maka ia tidak akan bisa membuat investasinya berhasil. 

5. Memilih strategi yang tepat
 
Tentu saja banyak cara dan strategi dalam memilih saham, terutama saat menetapkan target. Namun jika Anda menggunakan banyak strategi, tentu kinerjanya tidak akan bagus. Sebaliknya jika Anda memilih strategi yang tepat, maka investasi bisa berjalan dengan baik. Seorang investor yang kebingungan memilih saham biasanya bisa mengalami kerugian yang lebih banyak. Coba ubah strategi investasi Anda pada saat waktu yang tepat. 

6. Tidak mudah percaya dengan isu
 
Jangan mudah percaya dengan isu atau rumor yang Anda dengar sebelum melakukan riset. Saat Anda sedang berinvestasi, Anda perlu mengetahui latar belakang dari investasi tersebut. Lakukan riset serta analisis sendiri mengenai isu yang sedang Anda dengar. Jangan pernah mengandalkan informasi dari orang lain yang tidak jelas. 

7. Berpikiran terbuka
 
Seorang investor harus bisa berpikiran terbuka dengan melihat berbagai peluang yang muncul. Banyak perusahaan besar yang terkenal, namun belum tentu perusahaan tersebut terdapat banyak investasi bagus yang dapat diambil. Sebaliknya, ada banyak perusahaan kecil yang ternyata memiliki peluang berubah menjadi perusahaan besar di masa depan. Anda memang tidak perlu mengambil banyak investasi di perusahaan kecil saja. Namun Anda tetap harus bersikap jeli dengan berbagai kesempatan yang dapat tercipta di perusahaan kecil maupun besar. 

8. Menggunakan perspektif jangka panjang
 
Biasanya seorang investor akan mudah tergoda oleh keuntungan jangka pendek saat mereka baru berinvestasi di pasar saham. Seharusnya seorang investor bisa memakai perspektif jangka panjang, namun keuntungan yang bisa didapat juga harus cepat. 

9. Tetap memperhatikan pajak
 
Memang harus diakui bahwa menempatkan pajak di atas segalanya bukan strategi yang baik untuk dijalankan. Namun Anda harus tetap mengingat bahwa pajak merupakan hal yang penting diperhatikan, walaupun Anda harus tetap memikirkan hal ini belakangan saja. Anda harus tetap mengingat bahwa konsentrasi utama saat berinvestasi ialah menumbuhkan serta mengamankan uang, sehingga Anda harus mengetahui bagaimana cara agar bisa membayar pajak sekecil-kecilnya, kemudian bagaimana cara mendapatkan penghasilan sebesar-besarnya. 

Sumber : http://economy.okezone.com

Jumat, 23 September 2016

Harga Emas Antam Turun Tipis Saat Emas Dunia Stagnan


RIFAN FINANCINDO - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini turun tipis setelah kemarin menguat cukup tajam. Kenaikan harga emas Antam tersebut di tengah stabilnya harga emas dunia.

Dilansir dari situs Logammulia.com, Jumat (23/9/2016) harga jual emas di Gedung Antam turun Rp1.000 menjadi Rp617.000/gram dari sebelumnya Rp618.000/gram. Sementara, harga buyback emas Antam juga melemah Rp1.000 menjadi Rp554.000/gram dari posisi kemrin di level Rp555.000/gram.

Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.194.000 dengan harga per gram Rp597.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.773.000 dengan harga per gram Rp591.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.352.000 dengan harga per gram Rp588.000.

Emas ukuran 5 gram sebesar Rp2.940.000 dengan harga per gram Rp588.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.805.000 dengan harga per gram Rp580.500. Harga emas 25 gram Rp14.375.000 dengan harga per gram Rp575.000.

Harga emas 50 gram sebesar Rp28.600.000, dengan harga per gram Rp572.000. Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp57.025.000, dengan harga per gram Rp570.250. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp142.175.000, dengan harga per gram Rp568.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp283.975.000 dengan harga per gram Rp567.950.

Begitu juga harga emas di Pulogadung tercatat turun Rp1.000 menjadi Rp607.000/gram dari sebelumnya  Rp608.000/gram dan harga emas di Sarinah sebesar Rp617.000/gram atau turun dari posisi kemarin di level Rp618.000/gram.

Seperti dilansir Reuters hari ini, harga emas dunia stabil, namun tetap tercatat mengalami kenaikan mingguan terbesar dalam hampir dua bulan setelah naik ke posisi tertinggi.

Harga emas di pasar spot tercatat stabil di posisi USD1.337,60 per ons pada pukul 01.09 GMT di jalur untuk kenaikan 2% pekan ini, kenaikan terbesar sejak akhir Juli. Sementara, harga emas AS turun 0,3% menjadi USD1.341,20 per ons. (http://ekbis.sindonews.com)

 
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam blogspot kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blogspot kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.