PT Rifan Financindo Berjangka Solo

PT.Rifan Financindo Berjangka

SOLO Ruko Solo Square No. 5,6, dan 7 Jl. Slamet Riyadi No. 451 - 455, Surakarta 57145 Telp : (0271) 738 111 (Hunting), Fax : (0271) 738 222

Investasi Emas

Investasi Emas Berjangka Emas berjangka merupakan alternatif lain dalam melakukan investasi emas tanpa harus memiliki fisik emas. Jual beli emas berjangka membutuhkan kontrak dengan jangka tertentu. Harganya pun dinyatakan dalam kontrak. Jika harga emas pada tanggal kontrak lebih tinggi dari harga emas saat kontrak dibuat, investor akan menerima keuntungan. Namun, jika harga lebih rendah, investor akan mengalami kerugian. Investasi dalam emas berjangka mungkin merupakan investasi yang cukup berisiko karena investor harus memperkirakan gerak harga emas ke depan.

WPB yang Profesional

Perusahaan memiliki Wakil Pialang Berjangka profesional yang selalu siap memberikan pelayanan kepada calon nasabah / nasabah,berupa edukasi, prosedur administrasi dan mekanisme transaksi Sistem Perdagangan Alternatif di Bursa Berjangka Jakarta.

Pelaporan Transaksi setiap hari

Setiap hari nasabah akan mendapat Laporan Transaksi Nasabah yang berisikan catatan transaksi dan perkembangan investasi yang telah dilakukan oleh nasabah, baik via SMS, e-mail, fax, maupun melalui surat/pos. Catatan atau rekam transaksi tersebut juga dapat diakses langsung melalui online trading platform dengan memilih menu utama Temporary Statement/Daily Statement.

Outing Pondok Asri Tawangmangu

PT.Rifan Financindo Berjangka Mengadakan Outing 8 th Anniversary Bersama Back Office-Marketing Di Pondok Asri Tawangmangu, Karanganyar

Jumat, 21 Juli 2017

Pemerintah Utang karena Penerimaan Tak Bisa Tutupi Belanja

RIFAN FINANCINDO - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan melaporkan total utang pemerintah pusat hingga Juni 2017 mencapai senilai Rp 3.706,52 triliun. Realisasi tersebut meningkat Rp 34,19 triliun dibanding posisi akhir Mei 2017 yang tercatat Rp 3.672,33 triliun.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkeu Hadiyanto mengungkapkan, pemerintah membutuhkan pembiayaan yang berasal dari utang guna menutup defisit pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Untuk diketahui, defisit fiskal di Rancangan APBN Perubahan 2017 berpotensi melebar menjadi 2,67 persen dari sebelumnya 2,41 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Perencanaan peminjaman utang jelas karena ada belanja yang besar dengan penerimaan yang tidak dapat memenuhi belanja, sehingga perlu pembiayaan defisit," tegas Hadiyanto usai Rapat Panja Draft RUU APBN 2017 dengan Banggar DPR di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (21/7/2017).

Hadiyanto mengatakan, pemerintah menggunakan utang itu untuk kegiatan produktif, seperti pembangunan infrastruktur, investasi di bidang pendidikan, kesehatan, dan kegiatan produktif lainnya.

"Utang pasti digunakan untuk kegiatan produktif. Memiliki value tangible bangun infrastruktur, peningkatan pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Jadi pasti untuk itu, dan sudah berdasarkan perencanaan matang," terang Hadiyanto.

Namun ia mengaku, utang pemerintah senilai Rp 3.706,52 triliun hingga Juni 2017, masih mencatatkan rasio di bawah 30 persen terhadap PDB. Itu artinya masih jauh dari batas toleransi rasio utang pemerintah yang ditetapkan di Undang-undang Keuangan Negara sebesar 60 persen dari PDB.

Untuk diketahui outlook pemerintah hingga akhir tahun di RAPBN-P 2017, antara lain, pendapatan negara diperkirakan sebesar Rp 1.714,1 triliun, belanja negara Rp 2.077 triliun, sehingga ada defisit Rp 362,9 triliun atau 2,67 persen dari PDB. Defisit ini ditutup dari pembiayaan dengan kebutuhan Rp 362,9 triliun, salah satunya dari pembiayaan utang sebesar Rp 427 triliun. ( liputan6.com )

Kamis, 20 Juli 2017

Harga Emas Naik Usai Dolar AS Tertekan

PT RIFAN FINANCINDO - Harga emas bergerak menguat seiring dolar Amerika Serikat (AS) tertekan ke level terendah dalam 10 bulan. Hal itu mengingat prospek suku bunga bank sentral AS naik melemah pada tahun ini.

Harga emas untuk pengiriman Agustus naik tipis ke level US$ 1.242 usai ditransaksikan di kisaran harga US$ 1.235-US$ 1.243.

Indeks dolar AS turun 0,4 persen secara mingguan. Namun pergerakanya sedikit berubah ke level 86,95 terhadap mata uang asing pada perdagangan Rabu waktu setempat.

"Sentimen utama pengaruhi harga emas yaitu pergerakan indeks dolar AS. Penurunan dolar secara teknikal ada keuntungan," ujar Analis Kitco, Jim Wyckoff seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (20/7/2017).

Penurunan dolar AS mendukung pergerakan harga komoditas seperti emas. Sementara itu, harga perak untuk pengiriman September naik 2,9 sen atau 0,2 persen menjadi US$ 16.297 per ounce.

Selain itu, rilis sejumlah data ekonomi AS juga akan pengaruhi dolar AS dan kemungkinan kenaikan suku bunga bank sentral AS pada semester II 2017. Saat ini pasar menghadapi data ekonomi AS yang beragam.

"Dengan inflasi rendah, kami harap the Federal Reserve dapat menunda kenaikan suku bunga hingga Desember," tulis Analis Capital Economics dalam catatannya.

Lebih lanjut ia menuturkan, berdasarkan pernyataan pejabat the Federal Reserve dan pertemuan FOMC pada pekan depan juga akan diumumkan dimulainya normalisasi neraca. "Kami harapkan juga tidak ada kenaikan suku bunga," tulis analis Capital Economics.


Harga Minyak Menguat Imbas Pasokan AS Turun

Harga minyak menguat ke level tertinggi dalam enam minggu usai pemerintah Amerika Serikat (AS) menunjukkan data penurunan pasokan minyak.

Harga minyakWest Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus naik 1,6 persen atau 72 sen ke level US$ 47,12 per barel di New York Mercantile Exchange. Harga minyak Brent untuk pengiriman September menguat 86 sen atau 1,8 persen ke level US$ 49,70 per barel.

Berdasarkan data Facset, baik harga minyak WTI dan Brent mencatatkan level tertinggi sejak 6 Juni. "Selama 15 minggu, pasokan minyak AS turun 13 kali, dan penurunan melebihi yang diharapkan," ujar Fawad Razaqzada, Analis Forex.com, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (20/7/2017).

Ia menambahkan, meski demikian masih ada kelebihan pasokan di pasar global. Ini berdasarkan data EIA yang menunjukkan pasokan minyak domestik yang menguat sepanjang tahun ini.

Sebelumnya EIA melaporkan pasokan minyak domestik turun 4,7 juta barel hingga 14 Juli 2017. Ini mengikuti penurunan pasokan dua minggu sebelumnya. Penurunan itu melebihi perkiraan analis yang disurvei oleh S&P Global Platts sekitar 3 juta barel. Sedangkan The American Petroleum Institute melaporkan pertumbuhan minyak AS mencapai 1,6 juta barel.

"Pasokan minyak lebih baik artinya harga minyak Brent di kisaran US$ 50. Meski demikian, pergerakan harga minyak begitu sensitif dengan berita negatif," ujar Adrienne Murphy, Chief Market Analyst AvaTrade. 
( liputan6.com )

Rabu, 19 Juli 2017

Berapa Banyak Minyak yang Masih Tersimpan di Perut RI?

RIFANFINANCINDO - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat masih ada kandungan minyak sebanyak 55 miliar barel yang belum terambil dari perut bumi Indonesia.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengatakan, minyak yang belum terambil tersebut menjadi tantangan. Pemerintah dan juga perusahaan migas harus mencari cara untuk bisa mengambil minyak tersebut dan kemudian memproduksi menjadi minyak olahan.

"Itu sumber daya yang menjadi cadangan kita dan belum terambil. Ini menjadi tantangan bagi kita bagaimana cara mengambil dan memproduksi," kata Amien, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Menurut Amien, untuk memproduksi minyak yang masih terkandung di dalam bumi Indonesia tersebut, harus memakai teknologi yang tepat guna dan menggunakan metode baru. "Kalau bisa pakai teknologi tepat untuk memproduksi," ucapnya.

Amien mengungkapkan, saat ini ada sembilan proyek hulu migas yang diharapkan dapat meningkatkan produksi minyak nasional. Sembilan proyek tersebut adalah Tropik energi Pandan - Ario Damar, Odira Karang Agung- Ridho Field, PHE WMO 12, HCML BD, PEP-Pipeline Gis Lifting, ENI Muara Bakau, Petrochina Jabung - WB SB, dan EMCL.

"Diharapkan dengan proyek ini dapat menambah jumlah produksi minyak," jelas Amien.

Sebelumnya,  SKK Migas mengungkapkan bahwa realisasi produksi migas pada pertengahan 2017 tersebut mencapai 98,4 persen, dari target produksi yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2017 sebesar 1,96 juta BOEPD.

"Realisasi produksi migas jika dibandingkan rencana kerja anggaran, produksi migas semester I 2017 mencapai 99,5 persen dengan target 1,94 juta BOEPD," kata Amien.

Produksi migas tersebut berasal dari 71 Wilayah Kerja (WK) migas berproduksi, yang dioperatori 85 perusahaan migas atau Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS).

‎Amien merinci, rata-rata lifting minyak bumi sampai semester pertama 2017 sebesar 802 ribu barel per hari (bph). Angka ini sekitar 98 persen dari target dalam APBN 2017 yang sebesar 815 ribu bph, atau 99,2 persen jika dibanding target rencana kerja anggaran ‎808,4 bph.

Untuk gas bumi, lifting sampai semester pertama 2017 sebesar 6,338 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau sekitar 98,4 persen dari target APBN sebesar 6,440 MMSCFD. Sedangkan jika dibandingkan target rencana kerja anggaran, baru 99,7 persen ‎dari 6,3 MMSCF. ( liputan6.com )


Selasa, 18 Juli 2017

OJK dan ITB Jalin Kerja Sama Tingkatkan Literasi Keuangan

RIFAN FINANCINDO - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjalin kerja sama dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) dalam rangka program peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Surat Pernyataan Bersama kerjasama tersebut ditandatangani Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Agus Sugiarto dan Dekan SBM ITB Sudarso K. Wiryono di Kampus SBM ITB Bandung, Senin.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Kusumaningtuti S. Soetiono dalam kesempatan itu mengatakan bahwa ruang lingkup kerja sama antara OJK dengan SBM ITB meliputi beberapa hal yaitu Rencana pembentukan Pusat Riset Literasi dan Inklusi Keuangan (PRLIK), penyelenggaraan kuliah umum secara reguler.

Ditambah pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dan  pelaksanaan Kajian Literasi dan Inklusi Keuangan serta Outreach program melalui Training of Trainers tematik bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata serta Training of Communities perencanaan keuangan bagi masyarakat. "Sebagai langkah awal, dalam waktu dekat OJK dan SBM ITB akan meresmikan Pusat Riset Literasi dan Inklusi Keuangan (PRLIK)," ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Keberadaan PRLIK diharapkan dapat menjadi ruang bagi para civitas akademika untuk berkontribusi dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui kegiatan penelitian dan kajian ilmiah.

Dengan kerja sama dan implementasi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, diharapkan partisipasi dan dukungan civitas akademika akan semakin besar dalam mendukung terwujudnya kebijakan dan program kerja OJK yang lebih spesifik, tepat sasaran dan memiliki multiplier effect bagi kesejahteraan masyarakat dalam rangka peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia.

Sebagai implementasi penandatanganan SPB antara Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan dan Dekan SBM ITB akan dilaksanakan Diskusi Terbatas tentang Peran Literasi dan Inklusi Keuangan bagi Mahasiswa dengan narasumber Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen yang akan dihadiri oleh dosen serta mahasiswa S-3 SBM ITB.

"Ke depan, OJK akan terus mendorong terbentuknya PRLIK di berbagai Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta maupun bekerjasama dengan pihak ketiga lainnya," ungkap Titu.

Dengan semakin bertambahnya PRLIK diberbagai daerah di Indonesia maka diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi dan akses keuangan masyarakat. Selain SBM ITB, sebelumnya juga telah melakukan kerjasama serupa dengan Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada dan Universitas Trisakti. 

( sindonews.com )

Senin, 17 Juli 2017

Tiongkok Tegaskan Pelarangan VPN Mulai 2018

PT RIFAN FINANCINDO - Pemerintah Tiongkok dilaporkan akan makin ketat membatasi akses pengguna internet di negaranya. Menurut rencana, pemerintah akan memblokir seluruh akses internet yang memanfaatkan virtual private networks (VPN).

Dikutip dari Telegraph, Jumat (14/7/2017), pemerintah Tiongkok telah meminta tiga operator di negara tersebut menutup akses internet via VPN mulai Februari 2018. Rencana ini sebetulnya sudah terdengar awal tahun ini.

Melalui Kementerian Industri dan Teknologi Informasi, pemerintah Tiongkok telah mengumumkan penggunaan VPN merupakan tindakan ilegal dan termasuk aksi kriminal. Menurut kementerian, langkah ini merupakan upaya guna membersihkan akses internet lewat jaringan ilegal.

Sekadar informasi, Tiongkok memang dikenal sangat ketat membatasi akses internet di wilayahnya. Sejumlah akses ke beberapa layanan populer seperti Google, Facebook, Twitter, dan Instagram bahkan tak dapat dilakukan sepenuhnya.

Namun sistem pemblokiran yang dikenal sebagai Great Firewall ini memang masih dapat diakali dengan memanfaatkan VPN. Karenanya, setelah peraturan ini diteken pemerintah, akses ke sejumlah layanan dengan VPN dipastikan tak dapat lagi dilakukan.

Keputusan ini ternyata bukannya tanpa protes. Sejumlah pihak sejak lama telah melayangkan kritik terhadap pembatasan akses internet. Salah satu pihak yang cukup vokal adalah akademisi karena mereka akan kesulitan untuk mengakses jurnal atau berkomunikasi dengan universitas lain.

Tiongkok bukan satu-satunya negara yang memblokir akses internet secara ketat. Negara lain seperti Mesir, Rusia, Kuba, Bahrain, Turki, dan Vietnam juga memblokir sejumlah media sosial dan membatasi gerak pengguna internet. ( liputan6.com )

Jumat, 14 Juli 2017

Pemerintah Ajukan Subsidi Energi dalam RAPBN-P 2017

RIFANFINANCINDO - Dalam rapat badan anggaran yang digelar di DPR, pemerintah mengajukan kenaikan subsidi energi di dalam RAPBN-P 2017 sebesar Rp24,2 triliun. Maka, total anggaran subsidi energi dalam RAPBN-P 2017 menjadi Rp101,5 triliun dari sebelumnya Rp77,3 triliun.

Dalam rapat tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, untuk ICP, ada perubahan asumsi, dimana dalam APBN 2017 proyeksi sekira USD50 per barel. Sementara sekarang harga di USD48 per barel.

"Dengan dasar perubahan tersebut, maka dampaknya pada subsidi BBM dan LPG, yang dalam APBN awal hanya dianggarkan di Rp32,3 triliun dengan asumsi ICP tidak ada perubahan," katanya di ruang rapat Badan Anggaran, Jakarta, Kamis (13/7/2017).

Meski demikian, karena sepanjang tahun 2017 ini telah diputuskan tidak ada perubahan harga untuk BBM dan LPG, maka pemerintah menaikkan anggaran subsidi dari Rp32,3 triliun menjadi Rp51,1 triliun pada RAPBN-P.

"Kenaikan ini didasari dengan perubahan asumsi dari ICP USD50 menjadi USD48, maka postur sementara untuk subsidi BBM dan LPG akan ada koreksi sebanyak Rp900 miliar yaitu Rp50,2 triliun," ujarnya.

Anggaran tersebut, kata Sri Mulyani, terdiri dari BBM tahun ini hampir sama dengan APBN awal sekira Rp10,3 triliun dengan postur sementara di RAPBN-P menjadi Rp10,2 triliun. Untuk LPG dalam APBN awal Rp22 triliun, tapi karena tidak ada kenaikan harga LPG tahun ini, subsidi LPG meningkat Rp40,5 triliun dan di dalam postur koreksi Rp0,5 triliun atau menjadi Rp40 triliun di RAPBN-P 2017.

Artinya, subsidi LPG naik sebesar Rp18 triliun. Sementara subsidi listrik di dalam APBN awal dianggarkan Rp45 triliun. Tapi karena tidak ada penyesuaian tarif, kenaikan subsidi listrik diproyeksikan menjadi Rp52 triliun dengan ada perubahan asumsi dan 450 VA, maka postur sementara jadi Rp51 triliun. Dengan demikian, ada kenaikan Rp6 triliun dari APBN awal atau Rp1 triliun dari asumsi di RAPBN-P 2017.

"Maka, jumlah subsidi energi 2017 meningkat dari Rp77 triliun menjadi Rp101,2 triliun berdasarkan hasil postur sementara di Panja A," tutupnya. ( sindonews.com )

Kamis, 13 Juli 2017

Harga Emas Menguat Imbas Ketidakpastian Politik AS

RIFANFINANCINDO -  Harga emas mencatatkan kenaikan seiring ketidakpastian politik di Amerika Serikat (AS). Selain itu, pasar juga dipengaruhi testimoni pimpinan the Federal Reserve Janet Yellen soal kenaikan suku bunga secara bertahap.

Harga emas untuk pengiriman Agustus naik US$ 4,4 atau 0,4 persen menjadi US$ 1.2910,10 per ounce.

Analis memperkirakan, penguatan harga emas didorong adanya gejolak di gedung putih. Hal ini usai rilis email Donald Trump Jr terkait pertemuan dengan pengacara Rusia pada tahun lalu.

Adanya gejolak itu dinilai juga memangkas peluang kebijakan pajak dan infrastruktur untuk meningkatkan ekonomi yang sebelumnya dijanjikan pemerintah.

"Berita Trump adalah satu-satunya faktor mendukung harga emas," ujar Chintan Karnani, Analis Insignia Consultans seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (13/7/2017).

Ia menuturkan, kenaikan harga emas juga mendorong secara teknikal tidak jatuh di bawah kisaran US$ 1.200. Sebelumnya harga emas sempat turun usai pernyataan Yellen. Namun harga emas menguat.

"Saya perkirakan kenaikan suku bunga pada Oktober jika data tenaga kerja AS laju pertumbuhannya bertahan seperti sekarang," ujar Karnani.

Dalam pidatonya di Capitol Hill, the Federal Reserve terus berharap perubahan ekonomi akan menjamin kenaikan suku bunga secara bertahap. Sentimen itu juga dorong indeks dolar AS naik 0,1 persen.

Adapun kenaikan suku bunga menurunkan harga emas seiring pelaku pasar akan mengalihkan aset investasi ke saham. Tingkat suku bunga yang tinggi juga dapat meningkatkan nilai dolar AS. Ini berlawanan dengan harga emas.

The Federal Reserve diperkirakan menaikkan setidak sekali lagi suku bunga pada 2017. Selain itu the Federal Reserve juga akan mengurangi neraca senilai US$ 4,5 triliun.


Sentimen The Fed Bikin Wall Street Cetak Rekor
Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat dengan indeks saham Dow Jones catat rekor tertinggi. Penguatan bursa saham AS ini juga didukung dari testimoni pimpinan bank sentral AS atau The Federal Reserve Janet Yellen menuturkan menaikkan suku bunga secara bertahap.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (Kamis pagi WIB), indeks saham Dow Jones menguat 123,07 poin atau 0,57 persen ke level 21.532,14. Indeks saham Dow Jones sentuh level tertinggi intraday. Indeks saham S&P 500 menguat 17,72 poin atau 0,73 persen ke level 2.443,25. Indeks saham Nasdaq bertambah 67,87 poin atau 1,1 persen ke level 6.261,17.

Pernyataan pimpinan the Federal Reserve Janet Yellen mempengaruhi pasar. The Federal Reserve mengisyaratkan kenaikan suku bunga bertahap. Demikian juga saat mengurangi neracanya. Tingkat suku bunga pun dinilai tidak akan menghambat aktivitas ekonomi.

Investor merespons positif pernyataan Janet Yellen. Hal itu mengurangi kekhawatiran pasar terhadap penurunan inflasi.

"Orang-orang khawatir tentang pernyataan lebih agresif dari Janet Yellen. Ia mengatakan dengan tepat apa yang diharapkan pasar. Itulah mengapa pasar senang dengan hal itu," ujar Chris Zaccarelli, Direktur Cornerstone Financial Partners, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (13/7/2017).

Sejumlah sektor saham alami penguatan. Indeks saham sektor properti S&P mencatatkan penguatan sekitar 1,3 persen. Didukung indeks saham sektor teknologi yang naik 1,3 persen. Pernyataan the Federal Reserve kurang agresif pun mendorong indeks sektor saham keuangan S&P naik tipis 0,1 persen.

Indeks saham maskapai pun menguat 2,3 persen usai maskapai American Airlines Group Inc melaporkan hasil kinerja yang mengalahkan harapan. saham American Airlines Group Inc menguat 4,2 persen. Saham Delta Air Lines Inc, United Continental Holdings Inc, saham Alaska Air Group Inc, Spirit Airlines Ind dan JetBlue Airways Corp masing-masing menguat satu persen.

Sejumlah perusahaan pun akan merilis kinerja keuangan menjelang akhir pekan ini. Perusahaan itu antara lain JP Morgan Chase, Wells Fargo dan Citigroup.

Sementara itu, laporan the Federal Reserve terbaru yang menunjukkan ekonomi AS tumbuh secara moderat juga menahan kenaikan bursa saham.

Volume perdagangan saham pun tercatat 6,1 miliar saham di wall street. Angka ini di bawah rata-rata perdagangan saham selama 20 harian sekitar 6,9 miliar. ( liputan6.com )

 
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam blogspot kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blogspot kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.