PT.Rifan Financindo Berjangka

SOLO Ruko Solo Square No. 5,6, dan 7 Jl. Slamet Riyadi No. 451 - 455, Surakarta 57145 Telp : (0271) 738 111 (Hunting), Fax : (0271) 738 222

Investasi Emas

Investasi Emas Berjangka Emas berjangka merupakan alternatif lain dalam melakukan investasi emas tanpa harus memiliki fisik emas. Jual beli emas berjangka membutuhkan kontrak dengan jangka tertentu. Harganya pun dinyatakan dalam kontrak. Jika harga emas pada tanggal kontrak lebih tinggi dari harga emas saat kontrak dibuat, investor akan menerima keuntungan. Namun, jika harga lebih rendah, investor akan mengalami kerugian. Investasi dalam emas berjangka mungkin merupakan investasi yang cukup berisiko karena investor harus memperkirakan gerak harga emas ke depan.

WPB yang Profesional

Perusahaan memiliki Wakil Pialang Berjangka profesional yang selalu siap memberikan pelayanan kepada calon nasabah / nasabah,berupa edukasi, prosedur administrasi dan mekanisme transaksi Sistem Perdagangan Alternatif di Bursa Berjangka Jakarta.

Pelaporan Transaksi setiap hari

Setiap hari nasabah akan mendapat Laporan Transaksi Nasabah yang berisikan catatan transaksi dan perkembangan investasi yang telah dilakukan oleh nasabah, baik via SMS, e-mail, fax, maupun melalui surat/pos. Catatan atau rekam transaksi tersebut juga dapat diakses langsung melalui online trading platform dengan memilih menu utama Temporary Statement/Daily Statement.

Outing Sekipan Camp

PT.Rifan Financindo Berjangka Mengadakan Outing Bersama Back Office-Marketing Di Sekipan Camp Tawangmangu, Karanganyar

Selasa, 18 Desember 2018

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Minyak Mentah Tergelincir, Batu Bara Newcastle Melemah






PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Harga batu bara tergelincir ke zona merah pada akhir perdagangan Senin (17/12/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, harga batu bara di bursa ICE Newcastle untuk kontrak teraktif Januari 2019 ditutup melemah 0,91% atau 0,95 poin di level US$103,15 per metrik ton.

Harga batu bara mengakhiri reli penguatan dua hari setelah ditutup di zona hijau dengan penguatan 0,53% atau 55 poin ke level US$104,1 per troy ounce pada perdagangan Jumat (14/12).

Sementara itu di bursa ICE Rotterdam, harga batu bara untuk kontrak teraktif Januari 2019 terus menguat 0,17% atau 0,15 poin dan ditutup di level US$90,90 per troy ounce, kenaikan hari kelima berturut-turut.

Sejalan dengan harga batu bara Newcastle, harga minyak mentah berakhir di bawah level US$50 per barel untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun pada perdagangan Senin di tengah tumbuhnya kekhawatiran kelebihan pasokan.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Januari ditutup merosot US$1,32 di level US$49,88 per barel di New York Mercantile Exchange.

Kondisi bearish berlanjut setelah penutupan dengan harga WTI turun ke US$49,01 per barel, level terendah sejak September 2017. Adapun minyak WTI kontrak Februari turun ke level US$49,47 per barel.

Sementara itu, harga minyak Brent untuk pengiriman Februari ditutup turun 67 sen di level US$59,61 per barel di ICE Futures Europe exchange di London. Minyak mentah acuan global ini diperdagangkan premium US$9,41 terhadap WTI untuk bulan yang sama.

Penurunan ini dimulai setelah penyedia data Genscape Inc. dikabarkan melaporkan peningkatan stok di pusat penyimpanan terbesar Amerika dan semakin intensif setelah Departemen Energi AS memproyeksikan output yang lebih tinggi dalam minyak shale AS.

Harga minyak berada di jalur untuk penurunan bulanan ketiga berturut-turut terlepas dari upaya oleh OPEC, Rusia, dan eksportir utama lainnya untuk menghentikan penurunan harga.

“Harga minyak mentah telah menyusut mendekati level US$50 dalam beberapa pekan terakhir tetapi selalu rebound. Melintasi ambang batas itu adalah hal yang “signifikan”,” kata Michael Loewen, pakar strategi komoditas di Scotiabank, Toronto, seperti dilansir Bloomberg.

"Kita mungkin akan melihat perlambatan pasokan di AS. Saya pikir produsen akan bereaksi.”

Pergerakan harga batu bara kontrak Januari 2019 di bursa Newcastle

Tanggal                 US$/MT

17 Desember   103,15 (-0,91%)

14 Desember   104,10 (+0,53%)

13 Desember   102,50 (+0,49%)

12 Desember   102,00 (+0,20%)


Sumber : www.bisnis.com/

Jumat, 14 Desember 2018

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Serupa dengan Bumi, Merkurius Juga Miliki Aktivitas Tektonik




PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Bumi memang dikenal sebagai satu-satunya planet di Tata Surya yang memiliki aktivitas tektonik.

Sementara, planet lain hanya aktif secara geologis, tak lebih dari itu. Justru, temuan terbaru dari para peneliti dari Smithsonian Institute memberikan informasi berbeda.

Berdasarkan citra beresolusi tinggi dari pesawat luar angkasa NASA, Messenger, diketahui bahwa Merkurius ternyata masih aktif secara tektonik.

Hal itu didasarkan pada temuan sesar yang masih relatif muda di planet tersebut.

Kondisi itu merupakan indikator kuat Merkurius masih menyusut sejalan dengan mendinginnya inti planet.

Sebab, banyak yang mengganggap permukaan Merkurius sudah mati sejak miliaran tahun lalu.

Messenger juga masih menangkap adanya tanda medan magnet. Informasi itu menjadi dasar untuk menandakan sebuah planet, setidaknya memiliki beberapa inti cair dan bisa disebut masih aktif.

Namun, bukan berarti planet tersebut serta merta memiliki kondisi serupa Bumi.

Mengutip informasi dari laman Engadget, Jumat (13/12/2018), tidak ada lempeng teknonik yang bergerak di Merkurius, sehingga tak akan ditemukan benua atau kondisi mirip Bumi.

Merkurius sendiri merupakan planet yang posisinya berada dekat dengan Bumi dan Matahari. Hanya, ukurannya lebih kecil jika dibandingkan Bumi. Karena itu, manusia di Bumi dapat sekilas melihat planet tersebut ketika transit di Matahari.

Sayangnya, manusia tak sampai dapat melihat dengan jelas seperti apa permukaan Merkurius. Saat peristiwa itu terjadi, manusia hanya menyaksikan planet tersebut dalam bentuk titk hitam kecil ketika 'menyeberangi' lingkaran cahaya Matahari.


Sumber : www.liputan6.com/

Kamis, 13 Desember 2018

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Tahun Depan Industri Smartphone Ramai dengan Kamera Mega-Resolusi




PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Industri smartphone tahun depan bakal diramaikan ponsel dengan kamera berkapasitas megaresolusi. Resolusi sensor mulai 38 megapiksel (MP) hingga 48 MP akan mewarnai peluncuran perangkat di era 5G di tahun 2019.

Diberitakan sebelumnya, Xiaomi menjanjikan keluarga Redmi terbarunya menggunakan kekuatan sensor 48 MP di bodi belakangnya. Ponsel tersebut dijanjikan bakal datang pada Januari 2019.

Ide Xiaomi itu menggoda pabrikan raksasa China lainnya untuk mengikutinya. Sebut saja Huawei yang kini juga siap mendatangkan smartphone berkamera megaresolusi. Hal ini terungkap dari sumber di akun Weibo.

Laman Phone Arena, Rabu (12/12/2018), melaporkan, akun media sosial China itu membocorkan informasi dari Sony yang hari ini mempublikasikan beberapa detail baru tentang sensor kamera high-end terbarunya. Sensor yang diberi nama Sony 38MP IMX607 itu akan menjadi sensor yang kuat dan rumor menyebutkan bakal debut di Huawei P30 Pro mendatang.

Tahun lalu, Huawei P20 Pro dirilis menampilkan Sony IMX600. Tampaknya IMX607 juga serupa, yakni akan menjadi bagian dari generasi mendatang ponsel unggulan Huawei tersebut.

Sensor ini menambahkan beberapa fitur penting ke paket layanan keseluruhannya. Selain dari piksel RGB standar, sensor baru hadir dengan larik piksel putih. Selain itu, sensor memilih Dual Bayer dengan array HDR Coding putih dan berduet bersama teknologi pendahulunya, Quad Bayer.

IMX600 yang ditampilkan dalam seri P20 Huawei menggunakan dua piksel warna untuk eksposur lama dan dua untuk eksposur pendek. Kisaran dinamis dicapai dengan kombinasi keduanya.

Teknologi IMX607 memungkinkan kamera menangkap lebih banyak cahaya, dengan ketajaman dan detail yang lebih baik tanpa perlu sensor monokromatik tambahan. Sensor Sony yang akan datang juga akan memfokus otomatis Quad Pixel Phase Detection.

Spesifikasi lainnya pada sensor terbaru Sony itu termasuk high-SNR (signal-to-noise ratio) untuk menangkap gambar yang kaya dan halus dalam detail, bahkan pada lingkungan gelap. IMX607 juga menawarkan pengurangan kebisingan kroma, suhu built-in, dan sensor cahaya ambient.

Kebocoran secara eksplisit mengatakan, sensor ini dibuat dengan pemikiran kondisi lingkungan malam atau minim cahaya. Sehingga akan dihitung dengan kemampuan ISO asli 50/500/5000.Selain P30, Huawei juga berencana merilis Nova 4 dengan tiga kamera belakang. Nah salah satu kamera itu akan memiliki kemampuan 48 MP.


Sumber : https://autotekno.sindonews.com

Rabu, 12 Desember 2018

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Kenapa Rupiah Keok Lagi Lawan Dolar AS?



PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Rupiah kembali melemah di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Buktinya siang ini pukul 11.32 WIB berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS berada di level Rp 14.600.

Menurut Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Pieter Abdullah Redjalam kondisi tersebut dikarenakan sentimen positif yang berganti menjadi sentimen negatif.

Sebab, kata Pieter, sebelumnya penguatan rupiah dipengaruhi berbagai berita bagus mulai dari kemenangan Partai Demokrat di Pemilu paruh waktu AS hingga perkiraan The Fed tidak akan menaikkan suku bunga. Hal itu mendorong investor kembali masuk ke Indonesia.

"Bulan November cukup banyak good news di global mulai dari kemenangan Demokrat di Pemilu sela AS, hingga gencatan senjata perang dagang AS dan China. Sementara itu, perkiraan The Fed tidak akan menaikkan suku bunga serta penurunan harga minyak mentah menjadi good news untuk kondisi domestik," jelasnya kepada detikFinance, Rabu (12/12/2018).

"Berbagai perkembangan itu memunculkan sentimen positif bagi investor asing untuk kembali masuk ke pasar negara emerging termasuk Indonesia," sambung dia.

Namun, ternyata hal tersebut tak bertahan lama karena terjadi sentimen negatif. Hal itu pun membuat investor ragu dan menarik modal asingnya dari pasar Indonesia sehingga menyebabkan rupiah terdepresiasi.

"Tapi penguatan yang disebabkan aliran hot money ini sangat rentan. Ketika good news berganti bad news dan sentimen positif investor asing berakhir, aliran modal asing juga terhenti atau bahkan berbalik keluar. Kondisi ini lah yang terjadi selama beberapa hari di awal Desember ini yang menyebabkan rupiah kembali melemah," papar dia.

Piter menjelaskan, nilai tukar rupiah akan terus mengalami ketidakpastian karena saat ini pasar Indonesia masih dipengaruhi oleh investor asing.

"Selama pergerakan rupiah masih lebih banyak digerakkan oleh keluar masuknya hot money, rupiah akan terus volatile," jelas dia.

Sementara itu, pengamat INDEF Bhima Yudishtira mengatakan pelemahan rupiah dikarenakan sentimen negatif, seperti isu perang dagang, keputusan OPEC memangkas biaya produksi.

"Potensi memanasnya trade war masih ada meskipun otoritas Kanada sudah lepaskan CFO Huawei. Harga minyak fluktuatif pasca keputusan OPEC pangkas produksi. Pelaku pasar menunggu episode berikutnya dari Brexit sehingga ciptakan instabilitas di pasar keuangan Eropa. Pada intinya seminggu terakhir investor asing menahan masuk ke emerging market," tutup dia.


Sumber : https://finance.detik.com

Selasa, 11 Desember 2018

PT Rifan Financindo Berjangka - 4 Jurus Mendagri Antisipasi Terulangnya Kasus Penyalahgunaan E-KTP



PT Rifan Financindo Berjangka, Jakarta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan memperketat pengawasan internal secara berjenjang untuk mencegah terulangnya kasus jual beli blangko e-KTP elektronik dan dibuangnya ribuan e-KTP elektronik di Duren Sawit, Jakarta Timur. 
"Kami akan melakukan pencegahan agar kedua kasus tersebut tidak terulang," kata Mendagri Tjahjo Kumolo di Jakarta, Selasa (11/12/2018).
Pertama, lanjut dia, secara internal Ditjen Dukcapil Kemendagri dan jajaran akan melakukan penguatan pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan e-KTP. 
Kedua, secara eksternal perlu adanya peran serta masyarakat secara proaktif melaporkan setiap temuan pemalsuan, penyalahgunaan dokumen negara dalam hal ini KTP elektronik dan dapat melaporkan ke Hotline 15000537.
"Gunakan card reader dan hak akses data kerja sama dengan Dukcapil," kata Tjahjo seperti dikutip dari Antara
Keempat, kata dia, semua e-KTP yang sudah tidak terpakai harus dipotong agar secara fungsional tidak dapat digunakan lagi.
Tjahjo menegaskan database kependudukan tidak jebol dengan ditemukannya penjualan 10 blanko KTP elektronik secara online yang murni tindak pidana pencurian.
"Kasus penjualan e-KTP secara online tidak berpengaruh kepada database kependudukan karena pelaku hanya menjual blangko dan tidak dapat mengakses data kependudukan," tegasnya.
Mendagri Tjahjo juga menyampaikan bahwa blangko e-KTP yang diperdagangkan tidak bisa digunakan layaknya kartu identitas asli, karena e-KTP hanya dapat dicetak oleh jajaran dukcapil yang memiliki mesin cetak khusus yang sudah diprogram dan memiliki hak akses database kependudukan.
Tindak lanjut investigasi terhadap penjual blanko e-KTP melalui online, Tjahjo menuturkan bahwa pelaku sudah teridentifikasi dan sudah ditangkap polisi. 
"Perbuatan pelaku murni tindak pidana," ujarnya.
Dalam kasus lain, terkait ditemukannya e-KTP di dalam karung di daerah Duren Sawit Jakarta Timur, yang berjumlah 2.158 keping sampai saat ini masih dalam proses penyelidikian pihak kepolisian, baik pelaku maupun motifnya.
"Yang di Duren Sawit diduga kuat ada unsur kesengajaan karena KTP rusak/invalid tersebut dibuang ditempat yang mudah terlihat dan jarak waktu peristiwanya hanya berselang sehari dari kasus penjualan 10 blangko via online dan sekarang sedang dilacak oleh kepolisian," duga Tjahjo. 

Pidana

Sementara itu, Kapuspen Kemendagri Bahtiar menegaskan dua kasus tersebut diduga kuat adalah murni tindak pidana terkait e-KTP. 
Pertama, pencurian 10 blangko e-KTP yang dijual online sudah berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.
Kedua, adanya oknum yang secara sengaja membuang e-KTP rusak atau invalid produksi tahun 2011, 2012 dan 2013 di daerah Duren Sawit Jakarta Timur, patut diduga ada  upaya guna memperkeruh suasana, apalagi menjelang Pemilu Serentak 2019.
"Dari kasus keduanya adalah perbuatan pidana. Dan peristiwa tersebut tidak ada hubungannya dengan Pemilu. Kita percaya kepada pihak kepolisian yang sedang mengusut tuntas dan menangkap para pelaku. Masyarakat dan kita semua harus waspada adanya aktor yang sedang bermain yang sengaja memanaskan situasi saat ini," kata Bahtiar.  

(cha/asp)
Sumber: Liputan 6
Ed – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

Senin, 10 Desember 2018

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - 3,9 Miliar Orang di Dunia Telah Terhubung Internet


PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Data terbaru yang dirilis Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada Jumat (7/12) mencatat saat ini ada 3,9 miliar orang atau lebih dari setengah populasi dunia telah menggunakan internet. Angka ini untuk pertama kalinya melebihi setengah populasi dunia.

Komisi Telekomunikasi Internasional (International Telecommunication Union/ ITU) memprediksi hingga akhir 2018 pengguna internet mencapai 51,2 persen di seluruh dunia.

"Hingga akhir 2018, pengguna internet akan melewati lebih dari 50/50. Angka ini merepresentasikan kemajuan penting yang lebih inklusif untuk pengguna global," ungkap chief Houlin Zhou dalam keterangan resmi.


"Kendati demikian ada lebih banyak orang di dunia yang masih menunggu akses internet untuk meningkatkan ekonomi digital."

Zhou mengatakan teknologi membantu inovasi bisnis sehingga tak ada lagi yang hanya mengandalkan ranah luring (offline).

Catatan ITU seperti dilansir AFP, pertumbuhan pengguna internet tertinggi berasal dari Afrika. Benua Hitam mencatat pertumbuhan pengguna internet mencapai 24,4 persen dari 2,1 persen pada periode yang sama setahun silam.

Negara-negara berkembang juga mencatat pengguna internet signifikan. Dibandingkan 13 tahun silam yang hanya sebesar 7,7 persen, kini ada 45,3 persen orang di negara berkembang terpapar internet.

Pertumuhan paling lambat dan stagnan tercatat dari negara-negara maju yang hanya tumbuh 51,3 persen menjadi 80,9 persen populasi pada 2005 silam.

Laporan ini juga menunjukkan pelanggan telepon kabel kembali menurun di seluruh dunia. Saat ini pengguna telepon tersisa 12,4 persen, sementara pelanggan telepon seluler melebihi jumlah populasi global.
Jumlah pelanggan broadband seluler melesat dari hanya empat pelanggan per 100 penduduk pada 2007 menjadi 69,3. Saat ini tercatat ada 5,3 miliar pengguna layanan aktif layanan brodband seluler.

Sekitar 90 persen diantaranya telah menggunakan teknologi 3G atau yang lebih canggih dan 96 persen diantaranya telah terjangkau jaringan seluler.


Sumber : www.cnnindonesia.com/


Jumat, 07 Desember 2018

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Rupiah masih berpeluang melemah

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Jumat, mengatakan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS berpeluang untuk kembali melemah bila tidak ada sentimen positif yang menahan laju penurunan mata uang tersebut.

Pergerakan kur  rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi bergerak menguat sebesar 34 poin ke posisi Rp14.268 dibandingkan sebelumnya Rp14.302 per dolar AS.

"Peluang pelemahan pun kembali dapat dimungkinkan jika tidak adanya sentimen yang dapat menahan penurunan yang terjadi, terutama dari pergerakan dolar AS yang cenderung kembali meningkat," kata Reza.

Pelemahan rupiah hari ini melanjutkan pelemahan sebelumnya yang terimbas sentimen global terutama dari ditangkapnya salah satu petinggi Huawei di Kanada.

Adanya kejadian tersebut, pelaku pasar mengkhawatirkan hubungan dagang antara AS dan China sehingga mengantisipasinya dengan mengambil posisi pada dolar AS. Akibatnya pergerakan dolar AS kembali melanjutkan kenaikannya.

Sebelumnya, pelemahan masih terjadi pada rupiah meski dibarengi dengan adanya sejumlah sentimen positif dari internal makroekonomi Indonesia.

Pernyataan yang disampaikan oleh Menkeu yang menyebutkan defisit anggaran hingga November 2018 mencapai Rp287,9 triliun atau 1,95 persen dari PDB atau lebih rendah dari rencana APBN sebesar 2,19 persen dan realisasi belanja negara hingga November 2018 tercatat mencapai Rp1.942,4 triliun atau 87,5 persen dari target APBN 2018 dengan pertumbuhan sebesar 11 persen.

Pernyataan tersebut belum cukup mampu mengangkat laju rupiah. Bahkan optimisme pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi di tahun ini dapat mencapai 5,2 persen juga belum mampu membuat rupiah menguat.

Reza memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp1.4.521 per dolar AS hingga Rp14.509 per dolar AS.

 
Sumber : www.antaranews.com/ekonomi

 
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam blogspot kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blogspot kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.