PT.Rifan Financindo Berjangka

SOLO Ruko Solo Square No. 5,6, dan 7 Jl. Slamet Riyadi No. 451 - 455, Surakarta 57145 Telp : (0271) 738 111 (Hunting), Fax : (0271) 738 222

Investasi Emas

Investasi Emas Berjangka Emas berjangka merupakan alternatif lain dalam melakukan investasi emas tanpa harus memiliki fisik emas. Jual beli emas berjangka membutuhkan kontrak dengan jangka tertentu. Harganya pun dinyatakan dalam kontrak. Jika harga emas pada tanggal kontrak lebih tinggi dari harga emas saat kontrak dibuat, investor akan menerima keuntungan. Namun, jika harga lebih rendah, investor akan mengalami kerugian. Investasi dalam emas berjangka mungkin merupakan investasi yang cukup berisiko karena investor harus memperkirakan gerak harga emas ke depan.

WPB yang Profesional

Perusahaan memiliki Wakil Pialang Berjangka profesional yang selalu siap memberikan pelayanan kepada calon nasabah / nasabah,berupa edukasi, prosedur administrasi dan mekanisme transaksi Sistem Perdagangan Alternatif di Bursa Berjangka Jakarta.

Pelaporan Transaksi setiap hari

Setiap hari nasabah akan mendapat Laporan Transaksi Nasabah yang berisikan catatan transaksi dan perkembangan investasi yang telah dilakukan oleh nasabah, baik via SMS, e-mail, fax, maupun melalui surat/pos. Catatan atau rekam transaksi tersebut juga dapat diakses langsung melalui online trading platform dengan memilih menu utama Temporary Statement/Daily Statement.

Outing Pondok Asri Tawangmangu

PT.Rifan Financindo Berjangka Mengadakan Outing 8 th Anniversary Bersama Back Office-Marketing Di Pondok Asri Tawangmangu, Karanganyar

Senin, 13 Juni 2016

Reli China H-Share Terhenti Karena Indeks Anjlok Sejak Februari


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Reli terpanjang China H“share dalam sembilan tahun terakhir sudah menjadi kenangan.

Indeks Hang Seng China Enterprises turun 2,5% pada 10:15 di Hong Kong, memperluas kemerosotan dua hari menjadi 4,5%, yang paling tajam dalam empat bulan terakhir. Produsen energi dan bahan bangunan yang memimpin penurunan setelah investasi aset tetap dalam lima bulan pertama 2016 mengikuti perkiraan 38 ekonom dan aksi jual ekuitas global yang medalam. Indeks Shanghai Composite turun 0,8%.(yds)

Sumber: Bloomberg

Sentimen Konsumen Amerika Pada Bulan Juni Turun Dari Satu Tahun Tertinggi


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Keyakinan antara konsumen di Amerika pada bulan Juni menurun dari hampir satu tahun tertinggi karena pandangan positif tentang keuangan pribadi diimbangi oleh kekhawatiran tentang prospek ekonomi.

Indeks sentimen awal dari University of Michigan turun ke 94,3 dari 94,7 pada bulan Mei. Proyeksi rata-rata dalam survei Bloomberg menyerukan pembacaan di angka 94.

Konsumen menilai situasi keuangan mereka saat ini lebih kuat sejak 2007, yang mencerminkan meningkatnya kenaikan upah dan inflasi yang rendah. Pada saat yang sama, rumah tangga tidak melihat ekonomi tumbuh secepat tahun lalu.

Selama 5 sampai 10 tahun ke depan, mereka memproyeksikan tingkat 2,3 persen dari pertumbuhan harga, terendah dalam catatan sejak lima dekade. Dan berada 2,5 persen di bulan sebelumnya.

Responden memperkirakan tingkat inflasi 2,4 persen pada tahun depan, cocok dengan survei bulan Mei sebagai yang terendah sejak September 2010.

Kondisi indeks saat ini, yang mengukur persepsi warga Amerika dari keuangan pribadi mereka, naik ke 111,7, tertinggi sejak Juli 2005, dari bulan sebelumnya di 109,9.

Indeks ekspektasi enam bulan dari sekarang turun ke 83,2 dari 84,9 yang terbaik sejak Juni 2015.

Laporan ini menunjukkan indeks kondisi pembelian untuk barang tahan lama seperti mobil naik di bulan Juni ke level tertinggi dalam tahun ini.(frk)

Sumber: Bloomberg

Emas Dekati Tertinggi Tiga Pekan Pada Risiko Brexit Serta Rapat The Fed


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas diperjualbelikan mendekati level paling tinggi dalam lebih dari tiga pekan terakhir karena ketidakpastian atas potensi risiko jika Inggris memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa dan karena trader memberikan peluang nol dari The Fed untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan ini.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada $ 1,273.29 per ons pada 9:17 pagi di Singapura setelah naik ke $ 1,278.50, tertinggi sejak 18 Mei, menurut harga Bloomberg.

Reli emas telah kembali medapatkan momentum terkait kemungkinan turbulensi lebih lanjut di pasar sehingga meningkatkan permintaan untuk aset haven. Logam ini naik 20% pada tahun 2016 terkait harapan mengurangi The Fed untuk menaikkan suku bunga pinjaman pada pertemuan yang berakhir 15 Juni menguntungkan emas, yang tidak membayar bunga. Pemungutan suara untuk Brexit pada 23 Juni bisa mendorong harga ke $ 1.400, analis di Capital Economics Ltd mengatakan dalam laporan Jumat.(yds)

Sumber: Bloomberg

Kamis, 09 Juni 2016

Harga Minyak Naik Capai level Tertinggi Baru 2016

Hasil gambar untuk minyak mentah

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Harga minyak dunia naik ke tingkat tertinggi baru 2016 untuk hari ketiga berturut-turut pada Rabu atau Kamis pagi WIB, 9 Juni 2016, akibat gangguan pasokan di Nigeria dan data yang menunjukkan persediaan minyak Amerika Serikat turun.

Delta Niger Avengers, sebuah kelompok pemberontak yang telah menyerang sejumlah fasilitas minyak di Nigeria, menolak tawaran gencatan senjata dengan para pejabat dan mengklaim mereka menyerang sebuah target baru, lapor AFP dan Xinhua.

Gangguan-gangguan telah memangkas produksi minyak di anggota OPEC Nigeria dari 2,2 juta barel per hari menjadi 1,6 juta barel per hari.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli naik 87 sen menjadi berakhir di US$ 51,23 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Agustus bertambah US$ 1,07 menjadi US$ 52,51 per barel di perdagangan London.

Data persediaan Amerika Serikat pada Rabu menegaskan gambaran pengetatan pasar, dengan stok komersial AS jatuh sebanyak 3,2 juta barel untuk pekan yang berakhir 3 Juni menjadi 532,5 juta barel, menurut Departemen Energi AS (DoE).

Persediaan minyak mentah di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman minyak berjangka AS dan pusat penyimpanan minyak terbesar di negara itu, juga turun 1,36 juta barel.

Para analis mengatakan persediaan AS bisa jatuh lebih jauh karena ekonomi terbesar dunia itu bergerak menuju puncak musim mengemudi musim panas dan kilang-kilang meningkatkan produksi bensin.

"Peningkatan pemanfaatan kilang di AS kini mulai berdampak pada persediaan karena kita melihat penarikan-penarikan," kata konsultan energi Houston, Andy Lipow. "Saya perkirakan tren ini akan berlanjut selama sisa musim panas ketika para penyuling telah berakhir dengan musim pemeliharaan mereka, meningkatkan permintaan untuk minyak mentah."

Harga minyak mentah telah melonjak lebih dari 90 persen dari tingkat terendah multi-tahun pada Februari, karena dolar AS yang lebih lemah, berlanjutnya penurunan produksi di AS, dan adanya gangguan-gangguan tak terduga.

Sumber : https://bisnis.tempo.co

Sumber : https://bisnis.tempo.co

Emas Mencapai Harga Tertinggi dalam 2 Minggu

Hasil gambar untuk emas batangan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Harga emas mencapai level tertinggi pada perdagangan Rabu (8/6/2016) atau pada Kamis (9/6/2016) waktu Indonesia Barat (WIB).

Kenaikan emas didorong melemahnya dollar akibat pudarnya ekspektasi kenaikan Fed Rate dalam waktu dekat. Pasar spot emas naik 0,7 persen ke level 1.252,36 dollar AS per ounce. emas sempat menyentuh level 1.253,66 di awal sesi perdagangan. Harga ini merupakan harga terkuat sejak 23 Mei.

Di Amerika Serikat (AS), harga emas naik 0,6 persen ke level 1.255,40 dollar AS per ounce.

"Kami tahu Fed ingin menjaga moneter dengan kebijakan mereka, tetapi mereka tidak... jika perekonomian sebenarnya melambat," ujar Matthew Turner, analis Macquarie. "Jadi kami sekali lagi bergantung pada data tenaga kerja non pertanian, yang akan rilis empat minggu lagi," lanjut dia.

Dia memperkirakan pertemuan Fed di Juni hanya akan mengulang pesan Yellen, yang hanya melihat adanya pelemahan di ekonomi AS tetapi belum secara spesifik emnyatakan akan menaikkan suku bunga secepatnya atau tidak. Emas sendiri sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga. Suku bunga naik berarti menaikkan peluang kenaikan ongkos bagi pemegang emas

Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com

Pasangan AUD/USD Turun Tipis Terkait Data CPI China yang Mengecewakan

Hasil gambar untuk aussie mata uang

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Setelah gagal bertahan di atas level 0,75, pasangan mata uang AUD/USD berada di bawah tekanan jual baru setelah dikeluarkannya data CPI China dan PPI yang sedang turun.

Saat ini, pasangan AUD/USD diperdagangkan -0,16 % lebih rendah berada di 0,7476, memperpanjang penurunannya dari rekor multi-mingguan yang menyentuh level 0,7504 di awal perdagangan. Mata uang Australia bergerak melalui penawaran baru dan membuat cara korektif utuh setelah data inflasi China yang membuat kecewa pasar serta diperkuat bahwa China belum keluar dari perlambatan ekonomi. Data CPI China untuk bulan Mei berada di angka + 2,0 % y/y dibandingkan dengan perkiraan ekonom di angka +2,2 % dan sebelumnya +2,3 %, sedangkan harga pabrik juga naik lebih tinggi dari perkiraan. (knc)

Sumber : FX Street

Saham Jepang Jatuh di Sesi Tengah Hari Ditengah Penguatan Yen

Hasil gambar untuk saham jepang

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Saham di Tokyo jatuh, dengan Indeks Topix menuju penurunan terbesar dalam seminggu terakhir seiring penguatan yen yang dapat membebani eksportir sementara investor menunggu keputusan bank sentral dari Jepang dan AS.

Indeks Topix turun 0,9 % ke level 1,338.53 pada istirahat perdagangan di Tokyo, penurunan terbesar sejak 2 Juni dengan volume perdagangan sebesar 17 % di bawah rata-rata 30-hari intraday. Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada hari Senin menyatakan bahwa ia cukup yakin terhadap ekonomi AS akan meningkatkan keyekinan untuk menaikan suku bunga, tetapi tidak berkomentar pada saat waktu kenaikan jika diperlukan. Gubernur Bank of Japan (BOJ) Haruhiko Kuroda akan membuat keputusan tentang stimulus pada 16 Juni, sehari setelah keputusan The Fed.

Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,9 % ke level 16,677.84. Yen naik 0,3 % ke level 106,64 per dolar setelah penguatan 0,4 % pada hari Rabu. Mata uang Jepang telah melonjak sekitar 12 % pada tahun ini terhadap greenback. (knc)

Sumber : Bloomberg

 
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam blogspot kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blogspot kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.