Jumat, 28 Agustus 2015

Indeks Saham China Naik untuk Hari Kedua

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Saham China naik untuk hari kedua di tengah spekulasi pemerintah yang telah kembali mengintervensi di pasar ekuitas. Indeks Shanghai Composite naik 1,4 % ke level 3,125.45 pada pukul 09:34 waktu setempat, memangkas penurunan pekan ini menjadi 11 %. Indeks acuan kemarin menguat 5,3 % dengan semua saham mengalami keuntungan dalam 45 menit terakhir perdagangan. Saham PetroChina Co memimpin reli bagi produsen energi setelah minyak mentah berjangka melonjak 10 % di New York pada Kamis. Sementara Yuan naik setelah bank sentral menaikkan suku bunga acuan mata uang terbesar dalam 5 bulan terakhir. 

Pembuat kebijakan ingin menstabilkan ekuitas sebelum 3 September untuk merayakan peringatan 70 tahun parade militer kemenangan Perang Dunia II atas Jepang, menurut 2 orang yang meminta untuk tidak diidentifikasi karena langkah tersebut tidak diumumkan secara terbuka. Penurunan ini diikuti dengan tidak adanya pembelian negara pada awal pekan ini.

Indeks Shanghai Composite anjlok 40 % sejak rekornya bulan Juni di tengah kekhawatiran pemerintah yang telah memangkas suku bunga guna upaya untuk menopang ekuitas dan perlambatan ekonomi yang dapat menekan laba perusahaan. Data Jumat ini menunjukkan laba perusahaan industri turun untuk bulan kedua, menurun sebesar 2,9 % pada Juli lalu. (knc)

Sumber : Bloomberg

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam blogspot kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blogspot kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.