Rabu, 02 September 2015

Yen Terdepresiasi Seiring Melonjaknya Volatilitas Pasar


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Yen jatuh, turun dari kenaikan terbesar dalam seminggu terakhir terhadap dolar karena penguatan saham Jepang pasca dua hari catat kerugian dan investor mengalihkan perhatian mereka ke data pekerjaan AS yang dirilis pada Jumat mendatang.

Mata uang Jepang melemah terhadap 16 mata uang utama seiring indeks volatilitas mata uang naik ke level tertinggi dalam lima bulan terakhir, membalikkan dari penguatan Selasa ketika sebuah pelemahan ekuitas dan melambatnya pertumbuhan global membendung prospek kenaikan suku bungan Federal Reserve pada awal bulan ini.

Yen merosot sebesar 0,7 persen ke level 120,26 per dolar pukul 09:54 pagi di Tokyo, pasca menguat sebesar 1,6 persen ke level 119,37 pada Selasa, penguatan terbesar sejak 24 Agustus lalu. Yen melemah sebesar 0,4 persen ke level 135,58 per euro.

Indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang naik sebanyak 0,6 persen pada awal perdagangan pasca anjlok sebesar 5,1 persen dalam dua hari terakhir.

Harapan untuk perubahan harga mata uang di Kelompok Tujuh (G7) naik ke level tertinggi sejak 2 April menjadi 10,83 persen, menurut indeks JPMorgan Chase & Co. Indeks berada di 9,10 persen baru-baru ini di pertengahan Agustus.

Ekonomi AS menambahkan lebih dari 200.000 pekerjaan untuk bulan keempat berturut-turut pada bulan Agustus, sementara tingkat pengangguran turun ke level terendah dalam tujuh tahun terakhir menjadi 5,2 persen, menurut perkiraan ekonom yang disurvei oleh Bloomberg sebelum laporan dirilis pada 4 September mendatang. The Fed melihat data ekonomi untuk menentukan waktu kenaikan suku bunga pertama sejak 2006 lalu.

Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,2 persen ke level 1,206.86, menghentikan penurunan selama dua hari terakhir. (izr)

Sumber: Bloomberg

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam blogspot kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blogspot kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.