RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun lagi
pada Kamis (1/10/2015) waktu setempat (Jumat pagi WIB) untuk hari kelima
berturut-turut, meskipun data yang sedikit lebih buruk dari perkiraan
mendorong dollar AS dan saham lebih rendah.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 1,5
dollar AS, atau 0,13 persen, menjadi 1.113,7 dollar AS per ounce. Harga emas pada Kamis gagal untuk mempertahankan keuntungan, sekalipun dollar AS dan pasar ekuitas turun. Para analis mengatakan, emas jatuh di tengah tren global lemah
menjelang data ketenagakerjaan AS untuk September pada Jumat ini. Data
tersebut diperkirakan menjadi pertimbangan bagi Federal Reserve dalam
menaikkan suku bunganya, setelah sebelumnya data ketenagakerjaan swasta
menunjukkan peningkatan dalam perekrutan. Sementara itu, laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS menyebutkan,
meskipun jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran pertama
kali meningkat selama pekan lalu, rata-rata empat minggu masih jauh di
bawah dibandingkan bulan lalu.
Umumnya, kenaikan suku bunga akan mengirimkan dollar AS lebih tinggi.
Emas dan dollar AS biasanya bergerak berlawanan arah, sehingga dollar
AS yang lebih kuat dapat membebani komoditas. Adapun perak untuk pengiriman Desember turun 0,7 sen, atau 0,05
persen, menjadi 14,511 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman
Januari merosot 3,9 dollar AS, atau 0,43 persen, ke posisi 905,2 dollar
AS per ounce.
Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com







0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.