Senin, 30 April 2018

PT. Rifan Financindo Berjangka - 28 Saham Menguat, IHSG Tancap Gas ke 5.937


PT. Rifan Financindo Berjangka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau. Pagi ini pasar saham Indonesia dibuka menguat 17,8 poin atau 0,30% ke level 5.937,07.

Membuka perdagangan, ada 28 saham menguat, 7 saham melemah, dan 10 saham stagnan. Pagi ini, transaksi perdagangan mencapai Rp24 miliar dari 7,9 juta lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 6,8 poin atau 0,7% menjadi 950,11, Jakarta Islamic Index (JII) naik 5,47 poin atau 0,8% ke 689,11, indeks IDX30 naik 4,24 poin atau 0,8% ke 517,26 dan indeks MNC36 naik 331,59 poin atau 1% ke 331,59.

Hampir seluruh sektor penggerak IHSG menguat, dengan keuangan memimpin penguatan 1,2%. Sedangkan sektor mining anjlok hingga 1,6%.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp500 atau 0,7% ke Rp68.300, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp400 atau 1,7% ke Rp24.000, dan saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp350 atau 0,8% ke Rp46.500.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) turun Rp775 atau 8,3% ke Rp8.525, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp250 atau 0,7% ke Rp34.100, dan saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun Rp225 atau 2,7% ke Rp7.975.


Sumber : https://economy.okezone.com

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam blogspot kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blogspot kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.