Rabu, 29 Agustus 2018

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Harga Emas Turun Imbas Sinyal Kenaikan Suku Bunga The Fed


PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih rendah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena melonjaknya kepercayaan konsumen AS mendukung rencana Federal Reserve untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun USD1,6 atau 0,13% menjadi ditutup pada USD1.214,4 per ounce.

Dalam data ekonomi terbaru, angka pada harga rumah untuk Juni menunjukkan pertumbuhan melambat, tetapi indeks kepercayaan konsumen melonjak menjadi 133,4 pada Agustus, tingkat tertinggi dalam 18 tahun terakhir, dari angka direvisi di 127,9 pada Juli.

Namun, greenback menahan penurunan lebih lanjut logam mulia. Indeks dolar AS, yang mengukur mata uang AS terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,07% menjadi 94.7128 pada pukul 20.00 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS, menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 8,5 sen AS atau 0,57% menjadi menetap di USD14,774 per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober turun USD8,9 atau 1,11% menjadi ditutup pada USD795,3 per ounce.


Sumber : https://economy.okezone.com/

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam blogspot kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blogspot kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.