Selasa, 07 Januari 2020

RIFAN FINANCINDO - Harga minyak turun tipis setelah mencapai level tertinggi








RIFAN FINANCINDO - Harga minyak terkoreksi tipis setelah kemarin mencapai level tertinggi sejak April 2019. Selasa (7/1) pukul 7.29 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2020 di New York Mercantile Exchange berada di US$ 62,90 per barel, turun 0,58% dari harga penutupan perdagangan kemarin.

Kemarin, harga minyak WTI ditutup pada US$ 63,27 per barel. Sementara harga minyak brent untuk pengiriman Maret 2020 di ICE Futures ditutup pada US$ 68,91 per barel setelah sempat menyentuh US$ 70 per barel.

Bob Yawger, direktur futures Mizuho mengatakan, ada pembicaraan yang muncul bahwa Iran tidak akan mengamuk dan menyerang infrastruktur minyak. "Karena serangan ke infrastruktur minyak akan menyebabkan kenaikan harga dan kemungkinan besar menutup ekspor Iran," kata Yawger kepada Reuters.

Harga minyak melonjak sejak Jumat setelah Amerika Serikat (AS) menyerang Irak dan menewaskan komandan militer Iran, Qassem Soleimani. Serangan ini meningkatkan tensi konflik Timur Tengah dan potensi gangguan pasokan minyak.

Timur Tengah memasok hampir separuh produksi minyak global, dengan seperlima pengiriman melewati Selat Hormuz.

Minggu (5/1), Presiden AS Donald Trump mengancam akan menerapkan sanksi Irak jika tentara AS dipaksa meninggalkan Irak. Sebelumnya, parlemen Irak memutuskan akan mengeluarkan tentara asing dari negara produsen minyak terbesar kedua OPEC ini. Trump juga mengatakan bahwa AS akan membalas lagi jika Iran membalas pembunuhan atas Soleimani.


Sumber : kontan

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam blogspot kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blogspot kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.