RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas lanjutkan penurunan semalam pada hari Kamis, tertekan oleh penguatan dolar dan ekuitas, dan karena investor menunggu laporan pekerjaan resmi AS akhir pekan ini untuk mengukur waktu dari kenaikan suku bunga Federal Reserve. Spot emas telah turun 0,1 persen ke level $1,132.25 per ons pukul 07:42 waktu Singapura, pasca turun 0,5 persen pada hari Rabu. Emas AS tergelincir 0,2 persen ke level $1,131.90. Pasar financial di China, konsumen emas terbesar, ditutup pada hari Kamis dan Jumat untuk hari libur umum, dan tidak adanya pembeli China bisa membebani harga logam lebih lanjut.
Pedagang sedang menunggu rilis data AS nonfarm payrolls Agustus pada Jumat pekan ini untuk mengukur kekuatan ekonomi dan dampaknya terkait waktu kenaikan suku bunga oleh The Fed. Bank sentral AS telah mematok kemungkinan kenaikan suku bunga untuk kekuatan data ekonomi.
Pedagang emas tetap waspada mengambil posisi baru sampai mereka menerima kejelasan lebih lanjut tentang apakah The Fed akan menaikkan suku pada pertemuan 16-17 September mendatang. Suku bunga rendah memangkas opportunity cost memegang bullion non-unggul.
Data payrolls AS sektor swata pada hari Rabu menunjukkan bahwa momentum pasar tenaga kerja cenderung tetap cukup kuat bagi the Fed untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga tahun ini. (izr)
Sumber: Reuters
Pedagang emas tetap waspada mengambil posisi baru sampai mereka menerima kejelasan lebih lanjut tentang apakah The Fed akan menaikkan suku pada pertemuan 16-17 September mendatang. Suku bunga rendah memangkas opportunity cost memegang bullion non-unggul.
Data payrolls AS sektor swata pada hari Rabu menunjukkan bahwa momentum pasar tenaga kerja cenderung tetap cukup kuat bagi the Fed untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga tahun ini. (izr)
Sumber: Reuters







0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.