Kamis, 08 Oktober 2015

Dolar Aussie, Selandia Baru Hentikan Kenaikan Jelang Dibukanya Pasar Finansial China


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Dolar Australia dan Selandia Baru menghentikan rally selama sepekan terakhir jelang pembukaan pasar keuangan China pasca libur nasional dan laporan IMF mendorong kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi global akan goyah. 

Aussie dan kiwi adalah top performer di antara 10 mata uang negara berkembang selama sepekan terakhir pasca reboundnya harga komoditas dan pedagang mulai menurunkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga tahun ini. Rebound mata uang membantu memangkas kerugian kuartal terakhir yang didorong oleh tanda-tanda perlambatan di China. 

Aussie turun sebesar 0,1 persen ke level 71,98 sen AS pukul 9:16 pagi di Tokyo, menhentikan penguatan selama enam hari terakhir, sementara kiwi bergerak mendatar pada level 66,13 sen, pasca naik selama empat hari terakhir. 

Dana Moneter Internasional (IMF) juga memperingatkan para pejabat bank sentral untuk melindungi sistem keuangan mereka dari kemungkinan ketidakstabilan seiring The Fed bersiap untuk menaikkan suku bunga, mengatakan guncangan atau salah langkah kebijakan beresiko menggelincirkan ekonomi global dan memicu aksi sell-off di pasar ekuitas. (izr)

Sumber: Bloomberg

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam blogspot kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blogspot kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.