RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Dolar
Australia dan Selandia Baru menghentikan rally selama sepekan terakhir
jelang pembukaan pasar keuangan China pasca libur nasional dan laporan
IMF mendorong kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi global akan goyah.
Aussie
dan kiwi adalah top performer di antara 10 mata uang negara berkembang
selama sepekan terakhir pasca reboundnya harga komoditas dan pedagang
mulai menurunkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku
bunga tahun ini. Rebound mata uang membantu memangkas kerugian
kuartal terakhir yang didorong oleh tanda-tanda perlambatan di China.
Aussie
turun sebesar 0,1 persen ke level 71,98 sen AS pukul 9:16 pagi di
Tokyo, menhentikan penguatan selama enam hari terakhir, sementara kiwi
bergerak mendatar pada level 66,13 sen, pasca naik selama empat hari
terakhir.
Dana
Moneter Internasional (IMF) juga memperingatkan para pejabat bank
sentral untuk melindungi sistem keuangan mereka dari kemungkinan
ketidakstabilan seiring The Fed bersiap untuk menaikkan suku bunga,
mengatakan guncangan atau salah langkah kebijakan beresiko
menggelincirkan ekonomi global dan memicu aksi sell-off di pasar
ekuitas. (izr)
Sumber: Bloomberg







0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.