RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas
berada tepat di bawah level tertingginya dalam sepekan terakhir pada
hari Selasa karena investor berspekulasi melambatnya data nonfarm
payrolls AS pekan lalu akan menghambat Federal Reserve menaikan suku
bunga tahun ini.
Spot
emas sedikit berubah pada level $1,135.10 per ons pukul 07:33 waktu
Singapura. Logam telah naik ke level tertinggi dalam sepekan terakhir
dari level $1,141.80 di sesi sebelumnya, sebelum ditutup melemah 0,2
persen akibat aksi profit taking.
Emas
masih pertahankan peningkatannya menyusul kenaikan tajam sebesar 2,2
persen pada hari Jumat, kenaikan terbesar satu hari sejak 15 Januari
lalu menyusul data yang menunjukkan AS pengusaha memperlambat perekrutan
pekerja selama dua bulan terakhir. Nonfarm payrolls naik 142.000 bulan
lalu, di bawah ekspektasi ekonom dari 203.000. Data
lain yang dirilis pada hari Senin kemarin menunjukkan laju pertumbuhan
di sektor jasa AS melambat pada bulan September karena penurunan pesanan
baru dan aktivitas bisnis, menandakan lesunya perekonomian.Kelesuan
ekonomi AS, bersama dengan kelemahan di Cina dan volatilitas di pasar
keuangan, bisa mendorong The Fed untuk mempertahankan suku bunga,
Menurut analis.Kenaikan suku bunga akan meningkatkan biaya kesempatan memegang emas, aset non-imbal hasil, sementara dolar akan menguat. (izr)
Sumber: Reuters







0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.