Senin, 10 April 2017

Harga Emas Akhir Pekan Naik Setelah NFP AS Lemah

RIFANFINANCINDO - Harga Emas naik pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari (08/04), setelah data pekerjaan AS mengurangi harapan bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan lebih banyak suku bunga dan di tengah meningkatnya ketegangan keamanan global.

Pengusaha AS menambahkan jumlah paling sedikit pekerja dalam 10 bulan pada bulan Maret, meningkatkan emas yang paling menarik bagi investor dalam lingkungan suku bunga rendah

Harga emas spot LLG naik 0,36 persen pada $ 1,255.82 per ons, setelah sebelumnya naik ke tertinggi sejak 10 November di $ 1,270.46 dan di jalur selama seminggu berturut-turut dari keuntungan.

Harga emas spot LLG naik tipis pada minggu ini 0,03 persen, sebagian besar terdukung kekuatiran kondisi geopolitik global, seperti pernyataan politik Trump terhadap Tiongkok dan Korea Utara, ledakan bom di kereta bawah tanah Rusia, juga serangan AS terhadap Rusia di akhir pekan. Namun kenaikan tersebut tertahan penguatan dollar AS dan rilis risalah The Fed yang dovish.

Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Juni mencapai tinggi $ 1,273.30 pada awal sesi, tertinggi sejak 10 November. Namun, berjangka kehilangan sebagian besar keuntungan mereka, diperdagangkan naik $ 4 untuk menetap di $ 1,257.30.

Sebelumnya emas didukung oleh investor yang mencari safe haven setelah Amerika Serikat menembakkan rudal jelajah di sebuah pangkalan udara Suriah, meningkatnya ketegangan dengan Rusia dan Iran.

Rusia, sekutu setia Suriah, mengatakan hubungan antara Washington dan Moskow telah rusak parah oleh serangan yang adalah pembalasan atas serangan kimia mematikan di daerah yang dikuasai pemberontak Suriah.

Tetapi beberapa analis mengatakan dukungan ini tidak akan bertahan lama, dan akan diikuti oleh profit taking.

Harga perak spot jatuh 1,25 persen menjadi $ 18,00 per ons, setelah menyentuh $ 18,47, tertinggi sejak 27 Februari.

Platinum merosot 0,52 persen menjadi $ 950,99, sedangkan paladium tergelincir 0,60 persen menjadi $ 798,20.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas berpotensi lemah dengan upaya profit taking setelah kenaikan harga sebelumnya, juga jika penguatan dollar AS berlanjut dapat menekan harga. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $ 1,254 – $ 1,252, dan jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance 1,258 – $ 1,260. ( vibiznews.com )

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam blogspot kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blogspot kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.